Pemerintah menyerah kembangkan shale gas untuk saat ini

Senin, 25 November 2013 17:59 Reporter : Ahmad Baiquni
Pemerintah menyerah kembangkan shale gas untuk saat ini Susilo Siswoutomo. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo menyatakan, Indonesia belum dapat memanfaatkan shale gas meski memiliki cadangan yang cukup banyak. Ini karena Indonesia belum memiliki teknologi untuk mengolah shale gas seperti Amerika Serikat.

"Amerika Serikat sudah punya teknologi dan infrastruktur yang mumpuni, artinya semua sudah ada fasilitasnya. Di sini berbeda, fasilitas penunjang dan teknologinya belum ada," ujar Susilo di Jakarta, Senin (25/11).

Susilo mengatakan, cadangan shale gas di Indonesia sebagian besar berada kawasan terpencil Sumatera Selatan. Karena itu, menurut dia, masih dibutuhkan eksplorasi sebelum shale gas benar-benar dimanfaatkan.

"Itu masih tahap eksplorasi. Belum bisa dibor dan dimanfaatkan," kata Susilo.

Namun demikian, dia memastikan, shale gas akan menjadi salah satu andalan sebagai sumber energi di masa depan. "It's take a long time way to go. Tapi, future sumber energi kita," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengungkapkan adanya ancaman penurunan produksi gas dunia saat ini, termasuk di Indonesia, maka terobosan baru harus dicari. Sayangnya, lanjut Karen, biaya memproduksi shale gas masih terlalu mahal.

"Investasi untuk memproduksi shale gas masih tinggi, diperlukan transportasi dan likuifikasi. Investasi setidaknya USD 30 miliar," ungkapnya. [bim]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Migas
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini