Pemerintah Kembangkan UMKM Lokasi Wisata Genjot Devisa Indonesia

Selasa, 5 November 2019 16:43 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Pemerintah Kembangkan UMKM Lokasi Wisata Genjot Devisa Indonesia Teten Masduki. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, menyebutkan akan fokus mengembangkan UMKM di daerah terutama lokasi pariwisata. Hal ini merupakan salah satu dari program strategis Kemenkop UKM dalam mengembangkan usaha kecil di daerah.

Dia menjelaskan, saat ini UMKM di daerah pariwisata belum terbina secara maksimal. Padahal, daerah wisata sudah ditetapkan sebagai daerah unggulan dalam program nasional. Sebab, salah satu fokus pemerintah dalam menghasilkan devisa selain ekspor adalah mendatangkan para wisatawan mancanegara.

"Pak Presiden sering mengeluh di daerah wisata itu oleh-olehnya saja masih kurang bagus kemasannya, kualitasnya. Kafe-kafe dan restaurannya belum laik," kata dia, di Kantornya, Jakarta, Selasa (5/11).

Padahal, menurutnya, daerah wisata sangat penting sebab menjadi wajah yang akan diceritakan para turis di luar negeri. Selain itu, dia mengungkapkan adanya pergeseran gaya hidup masyarakat yang lebih suka jalan-jalan atau travelling juga menjadi salah satu alasan harus dikembangkannya UMKM di lokasi wisata.

"Masyarakat berubah, sekarang itu travelling menjadi gaya hidup terutama anak-anak milenial," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga akan menggandeng kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan UMKM di daerah wisata tersebut. "Kita memang akan fokus di daerah-daerah wisata, itu menjadi prioritas kita untuk mengembangkan kemampuan UMKM nya. Kami akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian BUMN dan pemerintah daerah," ujarnya.

Dia menyebutkan saat ini di beberapa daerah sudah ada tempat yang berfungsi sebagai pusat pelayanan para UMKM. Di mana, di sana mereka bisa melakukan konsultasi. "Tadi Pak Wamen BUMN diskusi dengan kami mereka juga punya Rumah Kreatif dan itu bisa dipakai di situ misal untuk pemotretan produk untuk dijual online," tutupnya. [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini