Pemerintah Jokowi Serap Rp7,36 Triliun dari Lelang 6 Sukuk Negara

Selasa, 20 April 2021 21:45 Reporter : Idris Rusadi Putra
Pemerintah Jokowi Serap Rp7,36 Triliun dari Lelang 6 Sukuk Negara Utang. ©Shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi kembali menyerap dana Rp7,36 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp17,9 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan, hasil lelang sukuk ini belum memenuhi target indikatif Rp10 triliun.

Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS07102021 sama dengan penawaran masuk sebesar Rp2,05 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 3,21667 persen.

Imbal hasil terendah untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 7 Oktober 2021 ini mencapai 3,2 persen dan tertinggi 3,27 persen.

Untuk seri PBS027, jumlah dimenangkan mencapai Rp3,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,81872 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023 ini mencapai Rp5,83 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 4,74 persen dan tertinggi 5,02 persen.

Untuk seri PBS017, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,73786 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2025 ini mencapai Rp2,76 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,7 persen dan tertinggi 6,1 persen.

Untuk seri PBS004, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,015 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,67 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Februari 2037 ini mencapai Rp2,47 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,67 persen dan tertinggi 6,85 persen.

Baca Selanjutnya: Seri Selanjutnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini