Pemerintah impor daging beku, BPS nilai masyarakat suka yang segar

Rabu, 15 Juni 2016 18:28 Reporter : Siti Nur Azzura
Pemerintah impor daging beku, BPS nilai masyarakat suka yang segar Daging. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Importasi diyakini tak menurunkan harga daging sapi di Tanah Air. Sebab, masyarakat dinilai lebih menyukai daging sapi segar ketimbang beku berasal dari luar negeri.

"Masyarakat memang kan senangnya daging segar, meskipun lebih mahal. Kalau daging beku itu sebagai alternatif," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo, di Jakarta, Rabu (15/6).

Di sisi lain, bobot pengaruh harga daging sapi terhadap inflasi tak seberapa dibandingkan beras. Atas dasar itu, sebenarnya, penurunan harga daging sapi dinilai sedikit memberikan tekanan pada inflasi,

Begitupun sebaliknya. lonjakan harga daging sapi tak terlalu mengerek naik inflasi.

Maka itu, menurut Sasmito, pemerintah sebaiknya mewaspai fluktuasi harga daging ayam ras, telor ayam ras, dan gula.

"Saya kira Ramadan tidak terlalu besarlah inflasi. Kami harapkan asal di bawah 0,5 persen itu sudah bagus sekali." [yud]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini