Pemerintah Gandeng Swasta Implementasikan Program B30

Senin, 23 Desember 2019 14:58 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pemerintah Gandeng Swasta Implementasikan Program B30 Erick Thohir. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan implementasi program campuran biodiesel 30 persen dengan solar (B30). Peresmian ini dilakukan lebih awal dari jadwal yang telah sebelumnya, yakni pada awal tahun 2020.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, realisasi B30 perlu dukungan pihak swasta, mengingat tidak semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada saat ini milik Pertamina. Dia menjelaskan, ada 18 perusahaan yang ikut terlibat dalam program ini.

"Banyak juga punya individu-individu yang jualan seperti ini. Tapi untuk kepentingan nasional, Pertamina dengan swasta bekerja sama untuk B30 ini," kata Erick di SPBU M.T Haryono, Jakarta Selatan, Senin (23/12).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, B30 sudah bisa digunakan di berbagai SPBU milik Pertamina, dan dijual dengan harga Rp5.150 per liter.

"Ini kan trial, jadi targetnya Januari, jadi sekarang sudah bisa diluncurkan," kata Airlangga.

1 dari 1 halaman

Pertamina Salurkan Solar Campur 30 Persen Minyak Sawit

PT Pertamina mulai menyalurkan solar dengan campuran Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebesar 30 persen (B30) di wilayah Sorong Papua Barat, pada pertengahan Desember 2019.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho mengatakan, penyaluran ini merupakan yang pertama dilakukan di wilayah Marketing Operation Region VIII dan secara bertahap akan mulai disalurkan pula ke seluruh Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) atau Fuel Terminal di wilayah Maluku Papua hingga Januari 2020.

Penyaluran produk BBM ramah lingkungan Biosolar B30 ini merupakan bagian dari pelaksanaan mandat pemerintah untuk menyediakan dan menyalurkan bahan bakar Biosolar dengan kandungan 30 persen FAME atau minyak nabati dari kelapa sawit.

"Sebanyak 4.600 Kilo liter (KL) Biosolar B30 telah dipasok ke Fuel Terminal Sorong sejak Selasa (10/12/2019) dan siap disalurkan ke konsumen retail dan industri di wilayah Sorong dan sekitarnya," kata Brasto, di Jakarta, Kamis (19/12).

Pertamina telah menyalurkan biosolar B30 ke 16 lembaga penyalur yang disuplai dari Terminal BBM Sorong diantaranya tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) reguler wilayah Kota Sorong, 4 SPBU Kompak atau mini wilayah Kabupaten Sorong, 3 SPBU Kompak wilayah Kabupaten Maybrat, 3 SPBU Kompak wilayah Kabupaten Tambraw, dan 3 SPBU Kompak di wilayah Sorong Selatan. [azz]

Baca juga:
Jokowi Sebut Penggunaan Solar Campur 30 Persen Minyak Sawit Hemat Devisa Rp63 Triliun
Terapkan B30, Pemerintah Diingatkan Masalah Deforestasi dan Eksploitasi Lahan Sawit
Pertamina Mulai Salurkan Solar Campur 30 Persen Minyak Sawit
Tanggapan Menko Airlangga dan Mendag soal Uni Eropa Tetapkan Bea Masuk Biodiesel RI
Jokowi Sebut B30 Bisa Diterapkan Bulan Ini
Kemenhub Pastikan Asosiasi Kapal Sudah Siap Terapkan B30

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini