Pemerintah Gandeng Startup Datangkan Dokter ke Rumah Warga

Selasa, 24 Maret 2020 12:47 Reporter : Merdeka
Pemerintah Gandeng Startup Datangkan Dokter ke Rumah Warga Arya Sinulingga. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi terus mengupayakan segala cara untuk penanganan virus corona alias covid-19. Kementerian BUMN bahkan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 untuk bekerja sama dengan sejumlah startup agar mendapat jangkauan yang lebih untuk melakukan pemeriksaan medis warga di rumah.

"Atas permintaan Gugus Tugas, kami akan menyatukan berbagai platform, Gojek, Grab Halodoc, Sahabat Dokter, dan lainnya, yang akan kami launching secara cepat untuk pasien yang tinggal di rumah," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga di Kantor Graha BNPB, Selasa (24/3).

Nantinya, para dokter dari sejumlah platform tersebut akan mengunjungi rumah warga. Sehingga, saat warga sedang self isolation dapat segera dibantu.

"Mudah-mudahan minggu ini semua persiapan siap. Kalau bisa, perawat dan dokter yang mau bergabung, bisa daftar ke Halodoc, Sahabat dokter dan sebagainya, sebagai relawan yang melayani pasien," kata Arya.

Ke depannya, hal ini tidak hanya di Jabodetabek, namun akan diperluas di seluruh Indonesia selama virus corona atau covid-19 berlangsung.

1 dari 1 halaman

BUMN Gandeng Kemenag Sulap Asrama Haji Jadi RS Darurat Covid-19

kemenag sulap asrama haji jadi rs darurat covid 19 rev10

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah menginstruksikan mencari tempat yang bakal dijadikan Rumah Sakit Darurat Covid-19. Rencananya, pemerintah bakal membangun kembali rumah sakit darurat di daerah setingkat provinsi untuk menangani pasien terinfeksi virus corona.

"Kami diperintahkan Pak Erick supaya mulai cari (tempat) di beberapa provinsi," kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa, (24/3).

Arya menjelaskan, salah satu tempat yang bisa dijadikan rumah sakit darurat adalah asrama haji, sebab bisa menampung orang banyak. Untuk itu, Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama untuk segera mengeksekusi dengan bantuan sejumlah anak perusahaan di BUMN.

Rencananya, rumah sakit darurat di asrama haji ini akan ada di Bandung, Semarang dan Surabaya. "Ini nanti disiapkan oleh Kementerian BUMN bersama seluruh anak perusahaannya," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, BUMN telah menyulap Wisma Atlet di Kemayoran menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19. Kamar para atlet ini sudah diubah menjadi kamar yang siap menampung pasien terinfeksi virus corona.

"Itu kami kerjakan 4 hari," imbuhnya.

Selain ruang rawat inap, sejumlah fasilitas juga telah disediakan. Misalnya ruang ICU, Unit Gawat Darurat (IGD), hingga laboratorium. Sejumlah perangkat kesehatan juga telah disediakan seperti perlengkapan tes lap, tes PCR, tes paru dan tes darah.

"Apa yang dikerjakan di Jakarta akan kami duplikasi di beberapa daerah," tandasnya.

Reporter: Pipit [idr]

Baca juga:
Kementerian BUMN Gandeng Kemenag Sulap Asrama Haji Jadi RS Darurat Covid-19
Dukung Imbauan Pemerintah, Asuransi Jasindo Mulai Terapkan Kerja dari Rumah
Cegah Kerugian Negara, Pelni Tertibkan Aset Perusahaan
Kemenhub dan BUMN Batalkan Mudik Gratis 2020
Pertamina Tunggu Arahan Kementerian ESDM Soal Penurunan Harga BBM
Pertamina Salurkan 22.000 Masker ke 9 Puskesmas dan 49 Posyandu

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini