Pemerintah Gandeng Malaysia dan Thailand Perbaiki Harga Karet

Jumat, 11 Januari 2019 15:36 Reporter : Anggun P. Situmorang
Pemerintah Gandeng Malaysia dan Thailand Perbaiki Harga Karet Darmin Nasution di acara peresmian PLTGU Jawa 1. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, tengah menyiapkan strategi untuk meningkatkan harga karet. Salah satunya dengan menggandeng Thailand dan Malaysia bersama-sama mendorong kenaikan harga karet di pasar internasional.

"Kalau stok tidak over supply yah, harga kok jatuh. Jadi itu perlu kerjasama, paling tidak dengan Thailand dan Malaysia kalau sendiri tidak bisa. Kita sedang galang komunikasi dengan Thailand baik pemerintah dan asosiasi, begitu juga dengan Malaysia," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (11/1).

Menko Darmin melanjutkan saat ini penentuan harga karet internasional dikendalikan oleh Singapura dan China. Untuk itu, Indonesia bersama Thailand dan China nantinya akan berkomunikasi secara intensif dengan kedua negara tersebut.

"Kita melihat bahwa karet tidak over supply tapi kenapa harganya turun terus, pasti ada yang tidak beres. Kemudian ditelusuri, di mana sih ditentukan harga karet. Ternyata di dua tempat, 1 di bursanya Singapura, kedua bursanya China, Shanghai," jelasnya.

Cara lain yang ditempuh pemerintah adalah peningkatan penggunaan dalam negeri. Di sektor pembangunan infrastruktur, pemerintah akan memanfaatkan karet untuk pembangunan jalan aspal.

"Kita mencari jalan supaya harganya bisa diperbaiki. Kita harus buat penggunaannya. Kalau penggunaan naik ya harganya bisa naik. Menggunakan karet untuk penggunaan lain yang tidak biasa, soal aspal. Biaya mungkin sedikit naik, tapi daya tahan lebih lama, sehingga masih ada benefitnya," tandasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini