Pemerintah Gandeng BUMN Serap Ikan Tangkapan Nelayan dan Budidaya

Minggu, 31 Mei 2020 17:16 Reporter : Sulaeman
Pemerintah Gandeng BUMN Serap Ikan Tangkapan Nelayan dan Budidaya nelayan. CHEN WS / Shutterstock

Merdeka.com - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan untuk menyerap ikan hasil tangkapan nelayan dan budidaya di tengah pandemi Covid-19. Dua BUMN tersebut, yakni PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo).

Deputi Sumber Daya Maritim Kemenko Maritim dan Investasi Safri Burhanuddin menyatakan, kerjasama diharapkan membawa kontribusi positif bagi perekonomian nelayan. Sebab, mereka tengah dihadapkan pada kondisi sulit menyusul rendahnya tingkat serapan hasil panen ikan.

"Pandemi membuat proses distribusi terganggu. Akibatnya stok ikan melimpah sedangkan permintaan turun maka harga menurun," ujar dia saat menggelar video conference di kanal Zoom, Minggu (31/5).

Dia menjelaskan, peran BUMN perikanan akan difokuskan pada penyerapan ikan dalam negeri. Selain itu, BUMN juga diharapkan dapat memfasilitasi pengadaan cold storage untuk menjaga kesegaran tangkapan nelayan sehingga harga jualnya tetap kompetitif.

"Kita jamin produk teman-teman perikanan budidaya dan nelayan terjaga. Kalau pasar domestik belum cukup akan masuk ke BUMN. ini bagian membantu," tegas dia.

Menurutnya, berkurangnya permintaan akan komoditi ikan diakibatkan oleh terganggunya ekonomi konsumen setelah berbagai operasional bisnis terganggu. Misalnya bisnis restoran yang merugi hingga tutupnya bisnis penginapan atau hotel.

Beruntung, sejak tiga pekan terakhir Pemerintah kembali membuka ekspor ikan ke sejumlah negara mitra dagang. Ekspor akan terus dilakukan untuk mengurangi kelebihan stok nasional dan meningkatkan pendapatan negara di tengah pandemi yang kian meluas. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini