Pemerintah Gandeng BUMN Korea Selatan Garap Proyek SPAM Karian-Serpong

Jumat, 30 April 2021 16:00 Reporter : Merdeka
Pemerintah Gandeng BUMN Korea Selatan Garap Proyek SPAM Karian-Serpong Basuki Hadimuljono. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Merdeka.com - Pemerintah RI resmi menggaet Korea Water Resources Corporation (K-Water) selaku BUMN asal Korea Selatan untuk menggarap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian-Serpong.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) SPAM Regional Karian-Serpong antara pemerintah dengan konsorsium pemenang lelang, K-Water dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang dilaksanakan di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (30/4).

Pada acara tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono berharap kepada K-Water, agar proyek SPAM Regional Karian-Serpong ini nantinya dapat beroperasi sesuai jadwal waktu yang telah ditentukan.

"Kalau yang Karian-Serpong ini InsyaAllah sesuai kurun waktunya nanti setelah selesai Bendungan Kariannya tidak terlalu lama, sehingga kita bisa manfaatkan airnya untuk SPAM regional ini," kata Menteri Basuki.

Secara jadwal, proses konstruksi SPAM Regional Karian-Serpong akan dilaksanakan setelah pengerjaan Bendungan Karian selesai, tepatnya dimulai pada November 2021. Proyek ini akan memakan jangka waktu konstruksi 3 tahun hingga penyelesaian pada Oktober 2024.

Menteri Basuki melanjutkan, SPAM Regional Karian-Serpong ini nantinya jika sudah rampung akan memberikan air baku sebanyak 4.600 liter per detik untuk tiga wilayah, yakni DKI Jakarta, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

"Ini juga akan segera dapat dimanfaatkan karena harus didistribusikan ke DKI Jakarta 3.200 liter per detik, Kota Tangerang 750 liter per detik, dan Kota Tangerang Selatan 650 liter per detik," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Layanan Air Minum 184 Juta...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini