Pemerintah Fokus Jaga Konsumsi Domestik Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Kamis, 17 Oktober 2019 14:46 Reporter : Siti Nur Azzura
Pemerintah Fokus Jaga Konsumsi Domestik Hadapi Gejolak Ekonomi Global Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah akan fokus menjaga konsumsi domestik dalam menghadapi perlambatan ekonomi global. Menurutnya, sektor ini mampu menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lain.

"Selama domestik demand masih cukup kuat, mungkin kita bisa menetralisir," kata Sri Mulyani usai menghadiri pelantikan anggota BPK RI di Gedung Mahkamah Agung di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (17/10).

Untuk itu, pemerintah akan menjaga agar permintaan dari dalam negeri tidak tertekan mencermati situasi ekonomi global. Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat konsumsi rumah tangga berkontribusi besar bagi produk domestik bruto (PDB) sebesar 56 persen.

Menanggapi penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia oleh Lembaga Dana Moneter Internasional (IMF), Sri Mulyani menilai bahwa IMF sudah melihat risiko yang sudah terjadi dan menimpa negara berkembang dan negara maju.

"Jadi kita harus waspada dari sisi kondisi eksternal kita, ekspor kita masih hadapi tekanan, dan itu juga pasti akan mempengaruhi pertumbuhan," imbuhnya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksi tetap berada pada kisaran 5 persen. Angka ini masih stabil dan tidak mengalami penurunan signifikan seperti negara lainnya yang mengalami penurunan ekonomi yang cukup tajam. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini