Pemerintah Dorong Indonesia Jadi Destinasi Wisata Ramah Vegetarian

Selasa, 1 Oktober 2019 11:08 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Pemerintah Dorong Indonesia Jadi Destinasi Wisata Ramah Vegetarian Menpar Arief Yahya. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, mendorong Indonesia menjadi destinasi yang ramah bagi wisatawan penganut pola makan vegan/vegetarian. Menteri Arief Yahya menjelaskan komunitas vegetarian dunia berjumlah 700 juta orang. Di mana, mayoritas berada di India dengan jumlah 350 juta orang diikuti China dengan 50 juta orang.

Kedua negara tersebut merupakan lima pasar utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. Di mana, China menyumbang 2,2 juta wisatawan dan India menyumbang 485.000 wisatawan. "Ini potensi yang luar biasa bagi Indonesia untuk mengembangkan destinasi kuliner vegetarian," katanya seperti dikutip dari Antara saat meresmikan Beres Cafe by Sarinah di Gedung Sarinah, Jakarta, kemarin.

"Namun sayangnya Indonesia belum terkenal untuk itu. Kalau dilihat dari data, tercatat 70 persen dari wisatawan India yang datang ke Indonesia umumnya vegan. Dan tahun 2020 kami targetkan satu juta wisatawan India berkunjung ke Tanah Air," tuturnya.

Berdasarkan data dari Oliver’s Travel yang diterbitkan dalam The Global Vegetarian Index, Indonesia merupakan salah satu negara terbaik untuk menikmati hidangan vegetarian. Indonesia menempati peringkat 16 dari 20 negara terbaik dari total 183 negara yang masuk ke dalam penilaian tersebut.

Akan tetapi, jumlah restoran vegetarian di Indonesia masih relatif sedikit jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan populasi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, dengan dibukanya Beres Cafe ini, diharapkan dapat ikut menjawab potensi pasar kuliner vegetarian yang besar tersebut.

"Orang vegan mencari restoran yang nyaman, sejauh ini mereka tertuju ke Bali. Bila dianalogikan, orang vegan itu seperti orang muslim mencari restoran halal. Mereka harus merasa nyaman untuk menikmati kuliner vegan," jelas Menteri Arief.

"Program Kemenpar ke depannya akan mengadakan famtrip, terutama bagi pelaku industri pariwisata di India untuk diarahkan ke Sarinah. Agar top of mind-nya langsung terbentuk,” kata Menpar.

CEO Beres Cafe, Aniza, menambahkan visi Beres Cafe adalah menjadi restoran vegan kelas dunia. Bisa merasakan seperti di kampung halaman sendiri serta menjadi kenangan.

"Misi kami adalah menyediakan kuliner nusantara dalam bentuk makanan dan minuman vegan dan vegetarian, sekaligus menjadikan Sarinah jadi tujuan utama destinasi wisata di Jakarta," katanya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini