Pemerintah diminta tak hanya berharap pada Asian Games dan pertemuan IMF- World Bank

Rabu, 8 Agustus 2018 12:59 Reporter : Merdeka
Pemerintah diminta tak hanya berharap pada Asian Games dan pertemuan IMF- World Bank Asian Games 2018. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah dua ajang internasional yaitu Asian Games 2018 dan IMF-World Bank Meeting. Asian Games akan dilaksanakan di Agustus dan pertemuan IMF-World Bank akan diadakan di Bali pada Oktober mendatang.

Adanya event ini diperkirakan akan menjadi stimulus dalam memacu pertumbuhan ekonomi, terutama untuk wilayah yang menjadi tuan rumah seperti Palembang, Jakarta dan Bali.

Namun, pemerintah diminta untuk tidak menjadikan dua event ini sebagai senjata utama sumber pertumbuhan ekonomi nasional di Semester II-2018.

"Karena Asian Games itu coveragenya lebih ke Jakarta dan Palembang dan IMF-World Bank itu di Bali. Sementara ini kita bicara nasional, seluruh Indonesia," kata Direktur Institute INDEF Enny Sri Hartati di kantornya, Rabu (8/8).

Hal yang harus didorong, Menurut Enny adalah investasi di industri manufaktur. Sebab, menurutnya industri ini memiliki efek sumber pertumbuhan ekonomi secara jangka panjang.

Pada kuartal II-2018, industri manufaktur non migas justru mengalami penurunan jika dibandingkan kuartal sebelumnya, dari 5,07 persen ke 4,41 persen. Secara keseluruhan pertumbuhan sektor industri anjlok hanya 3,9 persen di triwulan II 2018.

Ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa belanja pemerintah pada triwulan II 2018 lebih berdampak ke faktor konsumtif. Hal ini terlihat dari konsumsi rumah tangga meningkat dari 4,95 persen menjadi 5,14 persen.

"Jadi selanjutnya belanja pemerintah harus didorong ke sektor-sektor produktif," tambahnya.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini