Pemerintah Diminta Beri Stimulus Fiskal Agar Industri Perumahan Segera Pulih

Jumat, 19 Februari 2021 17:00 Reporter : Anggun P. Situmorang
Pemerintah Diminta Beri Stimulus Fiskal Agar Industri Perumahan Segera Pulih perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Wakil Ketua DPP REI, Royzani Sjahril meminta agar pemerintah memberi stimulus fiskal berupa pengurangan PPH final, PPN, PBB, BPHTB dan retribusi daerah. Usulan tersebut agar ekonomi Indonesia bangkit melalui industri perumahan dan properti.

"Stimulus fiskal jangka pendek pengurangan PPH final, PPN, PBB, BPHTB dan retribusi daerah. Kemudian relaksasi administrasi transaksi pembelian properti. Restrukturisasi kredit dan pemberian kredit modal kerja," ujarnya, Jakarta, Jumat (19/2).

Untuk jangka menengah, Sjahril mengusulkan, pemerintah memberlakukan penundaan penerapan PSAK 72 mengenai pengakuan pendapatan dan kontrak dengan pelanggan.

"Kemudian, kami juga mengusulkan adanya relaksasi ketentuan pengajuan pailit ke pengembang dan relaksasi aturan pajak yang tumpang tindih dan kewajiban penyediaan area UMKM," jelasnya.

Sementara itu, untuk perluasan penerima manfaat perumahan atau kredit perumahan, REI mengusulkan agar perbankan membuka akses bagi masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap mampu membeli rumah.

"Kemudian, kita berharap perbankan membuka akses kredit perumahan kepada semua segmen. Di masa pandemi perbankan selektif dengan membatasi konsumen rumah, hanya untuk ASN/TNI/Polri/Karyawan BUMN dan karyawan swasta yang memiliki penghasilan tetap," jelas sjahril. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sri Mulyani Indrawati
  3. Kemenkeu
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini