Pemerintah Diingatkan Tak Pilih Figur Politik Jadi Pemimpin Badan Pangan Nasional

Senin, 30 Agustus 2021 16:00 Reporter : Merdeka
Pemerintah Diingatkan Tak Pilih Figur Politik Jadi Pemimpin Badan Pangan Nasional Petani. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ekonom Senior Indef, Faisal Basri mengingatkan agar kepala Badan Pangan Nasional (BPN) tidak diisi oleh figur politik. BPN harus terbebas dari kepentingan politik.

Kendati menilai BPN tidak bertaring, tapi jika Kementerian/Lembaga (K/L) yang ada saat ini tidak bisa menjalankan fungsi koordinasi yang lebih baik, maka kehadiran BPN adalah sebuah opsi yang tidak bisa dihindari. Oleh sebab itu, Faisal pun berharap tidak ada kepentingan politik di dalam BPN nanti.

"BPN itu tidak boleh diisi oleh figur politik, tidak bisa diisi oleh orang yang berafiliasi dengan partai politik, karena ini harus betul-betul terbebas dari kepentingan partai tertentu," jelas Faisal diskusi publik Indef, Menanti Taji Badan Pangan Nasional, pada Senin (30/8).

"Jadi jangan dipilih orang yang menjadi pengurus partai atau dari partai tertentu," sambungnya.

Mengingat sedemikian besarnya tantangan pangan di Indonesia, kata Faisal, kuncinya adalah dengan menghapus sekat-sekat sektoral. Dia pun berharap kehadiran BPN dapat berkontribusi meningkatkan daya tahan ekonomi dan menyumbang surplus untuk pangan nasional.

Faisal Basri juga berharap pemerintah ke depan akan menerapkan kebijakan pangan berdasarkan bukti atau evidence-base policy, termasuk mengenai data pangan nasional.

"Insya Allah, kita tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan rakyat kita, tapi juga istilahnya feed the world, memberi makan dunia karena masih banyak saudara-saudara kita yang mengalami krisis pangan," ungkapnya.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Faisal Basri
  3. Swasembada Pangan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini