Pemerintah Didorong Alihkan Subsidi BBM ke Sektor Produktif

Jumat, 22 Mei 2020 12:00 Reporter : Merdeka
Pemerintah Didorong Alihkan Subsidi BBM ke Sektor Produktif SPBU. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia merupakan salah satu negara yang masih memberikan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM), seperti untuk premium dan solar.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Uchok Pulungan mengingatkan, harga BBM murah juga bisa membuat program energi alternatif selain fosil bisa menjadi lambat.

"Memang, ada tendensi kalau harga BBM murah insentif untuk mengembangkan energi altenatif jadi tidak menarik. Itu yang selama ini terjadi. Tapi, saat harga BBM naik, baru kita panik," ucap Uchok dikutip, Jumat (22/5).

Uchok menilai, dalam penentuan harga BBM, perlu mempertimbangkan berbagai aspek termasuk pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Memang, ada koreksi harga nilai tukar dan juga penurunan harga minyak, namun tetap hati-hati dalam mengambil kebijakan harga BBM.

Dia mengingatkan, saat ini lebih penting mendorong daya beli masyarakat tetap terjaga agar ekonomi lebih berputar, konsumsi rumah tangga tidak anjlok. Caranya, menekan inflasi pangan lewat operasi pasar di daerah, juga memastikan THR terhadap para pekerja dibayarkan.

Baca Selanjutnya: Dialihkan ke Sektor Produktif...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Subsidi Energi
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini