Pemerintah Catat Negara Hemat Devisa Rp38,31 T dari Pemanfaatan Biodiesel di 2020

Kamis, 7 Januari 2021 15:04 Reporter : Merdeka
Pemerintah Catat Negara Hemat Devisa Rp38,31 T dari Pemanfaatan Biodiesel di 2020 Uji Coba Penggunaan Bahan Bakar B30. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, membeberkan program pemanfaatan biodiesel pada 2020 telah mencapai 8,46 juta kilo liter (KL). Jumlah pemanfaatan biodiesel tersebut telah membantu menghemat devisa negara hingga Rp38,31 triliun, atau sekitar USD 2,66 miliar.

Adapun, perhitungan ini dilakukan menggunakan rata-rata MOPS Solar sebesar USD 50 per BBL dan kurs Rp14.400 per USD.

"Mandatori penggunaan biodiesel telah berjalan dengan baik dan berhasil ditingkatkan dari B20 menjadi B30 pada Januari 2020," ujar Menteri Arifin dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/1).

Secara tahunan, jumlah pemanfaatan biodiesel terus merangkak naik sejak 2017, setelah sebelumnya mengalami fluktuasi. Pada 2017, jumlah pemanfaatan biodiesel mencapai 2,57 juta KL, turun dari tahun 2016 yang sebesar 3,01 juta KL.

Angka tersebut naik mencapai 3,75 juta KL pada 2018, lalu 6,39 juta KL pada 2019 dan mencapai 8,64 juta KL pada 2020. Ditargetkan pada 2021, jumlah pemanfaatan biodiesel ini bisa mencapai 9,2 juta KL.

Baca Selanjutnya: Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini