Pemerintah Butuh Bantuan Swasta Jadikan Tol Tulang Punggung Perekonomian

Selasa, 20 Oktober 2020 18:40 Reporter : Merdeka
Pemerintah Butuh Bantuan Swasta Jadikan Tol Tulang Punggung Perekonomian Tol Becakayu. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian, mengatakan pemerintah punya cita-cita menjadikan jalan tol sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Itu bisa tercapai jika total panjang jalan bebas hambatan di Nusantara bisa mencapai 18.850 kilometer (Km), sehingga mampu mereduksi waktu tempuh perjalanan (travel time) secara signifikan.

Hedy menyampaikan, Kementerian PUPR target dapat menyelesaikan 2.724 Km jalan tol baru di seluruh Indonesia hingga 2024. Dengan begitu, total ruas tol di seluruh Tanah Air pada periode tersebut akan mencapai panjang 4.817 Km.

"Sejauh ini kita sampai akhir 2019 beroperasi 2.093 Km jalan tol. Sampai saat ini (Oktober 2020) total 2.303,8 Km. Target kita di akhir 2024 adalah 4.817 Km jalan tol," ujar dia dalam sesi teleconference, Selasa (20/10).

Menurut dia, 4.817 Km jalan tol tersebut akan memangkas travel time dari yang saat ini berada di kisaran 2,3-2,5 jam per 100 Km menjadi sekitar 1,9-2,1 jam per 100 Km.

Secara jangka panjang, pemerintah disebutnya bertujuan untuk menekan waktu tempuh perjalanan hingga 1,5 jam per 100 Km. Menurut analisanya, dibutuhkan total panjang jalan tol hingga 18.850 Km untuk mencapai rencana tersebut.

"Kita dapatkan bahwa dalam jangka panjang, itu dibutuhkan hampir 19.000 Km total jaringan jalan tol di Indonesia untuk mencapai travel time 1,5 jam per 100 Km. Itu adalah target ultimate yang kita buat sebagai benchmark bahwa jaringan jalan kita itu kompetitif kalau kita sudah mencapai 1,5 jam per 100 Km," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Pemerintah Terkendala Biaya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini