Pemerintah Beri Bantuan Modal Cegah Koperasi Bangkrut Akibat Wabah Corona

Rabu, 29 April 2020 20:00 Reporter : Sulaeman
Pemerintah Beri Bantuan Modal Cegah Koperasi Bangkrut Akibat Wabah Corona Menkop UKM Teten Masduki. ©2020 Humas BNPB

Merdeka.com - Pemerintah telah sepakat untuk mengucurkan bantuan likuiditas khusus kepada koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan akibat wabah virus corona jenis baru atau covid-19. Nantinya bantuan diberikan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM.

"Untuk koperasi, tadi sudah disepakati, ada dana likuiditas yang akan dikucurkan lewat LPDB KUMKM bagi koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan pembiayaan," kata Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki, melalui siaran pers, Rabu (29/4).

Menurutnya, bantuan tersebut telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui rapat terbatas pada siang tadi. Di tengah wabah corona yang kian masif banyak usaha koperasi di Tanah Air yang mengalami kerugian.

Imbasnya, mayoritas anggota koperasi tidak sanggup membayar cicilan dan banyak juga anggota yang menarik simpanan di koperasi simpan pinjam. Akibatnya kelangsungan usaha koperasi dibayangi kebangkrutan.

"Ini nanti bisa mengajukan pinjaman ke LPDB KUMKM nanti LPDB bisa menggunakan jaminan perlindungan kredit Jamkrindo dan Askrindo," lanjut dia.

1 dari 1 halaman

Syarat Koperasi Penerima Bantuan

penerima bantuan

Kendati demikian, Menteri Teten menegaskan akan ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh koperasi simpan pinjam ketika mengajukan pembiayaan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM yang merupakan BLU di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM. Selain itu, jajarannya juga harus memastikan seluruh dana likuiditas untuk koperasi simpan pinjam diberikan kepada koperasi yang dalam kondisi sehat.

Tercatat hingga saat ini ada sekitar 60.606.000 pelaku usaha termasuk koperasi yang belum tercatat sebagai nasabah perbankan atau dengan kata lain belum terjangkau akses pembiayaan. Sehingga mereka berkesempatan untuk mendapatkan fasilitas kredit melalui kredit UMi (Ultra Mikro) maupun Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

[bim]

Baca juga:
Koperasi Subang Sumbang 1,2 ton Nanas untuk Tenaga Medis dan Relawan Covid-19
Pemerintah Diminta Buat Terobosan Bagi UMKM dan Koperasi Pasca Covid-19
Ini Kelebihan dan Kelemahan Koperasi yang Harus Anda Ketahui
Berikut Koperasi yang Bisa Dihubungi Saat Mencari Masker dan Hand Sanitizer
Per 29 Maret, Ada 1.332 UMKM Terganggu Bisnisnya Akibat Virus Corona
Kemenkop dan UKM Bahas Skema Penyelamatan Koperasi Terdampak Covid-19
Kemenkop & UKM Upayakan Kebijakan Khusus bagi Koperasi terkait Restrukturisasi Kredit

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini