Pemerintah Akui Lebih Sulit Prediksi Ekonomi Imbas Corona Dibanding Krisis Keuangan

Rabu, 5 Agustus 2020 15:22 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pemerintah Akui Lebih Sulit Prediksi Ekonomi Imbas Corona Dibanding Krisis Keuangan Virus Corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Asistensi Menko Perekonomian sekaligus Sekretaris Eksekutif I Komite Kebijakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Raden Pardede, mengaku sulit membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi ketidakpastian global yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Bahkan, sekelas lembaga-lembaga internasional pun beberapa kali mengubah proyeksinya.

"Jadi dalam situasi seperti ini kita harus akui sangat sulit sekali kita memastikan buat proyeksi pertumbuhan," kata dia dalam video conference di Jakarta, Rabu (5/8).

"Tidak ada yang bisa menjamin apakah positif atau negatif nanti ini kita harus akui memang ini berbeda dengan krisis-krisis yang sebelumnya krisis keuangan. Dengan rendah hati menyatakan akan sangat sulit sekali saya sebagai ekonom boleh katakan kali ini sulit sekali untuk membuat proyeksi tahun depan," jelas dia.

Dia mencontohkan, Bank Dunia hingga OECD pun termasuk yang merevisi ke bawah pertumbuhan ekonomi global. Dari yang sebelumnya positif, kemudian negatif, dan semakin negatif proyeksinya.

"Hampir seluruh lembaga internasional merevisi ke bawah. Faktor ketidakpastian ini terutama disebabkan oleh namanya pandemi covid ini sangat tergantung sekali apakah nanti kita bisa menemukan vaksin dengan cepat atau tidak," kata dia.

Menurut dia, faktor vaksin menjadi kunci utama agar pandemi Covid-19 bisa teratasi. Apalagi, saat ini penemuan vaksin telah diperlombakan hampir diseluruh negara dunia.

Baca Selanjutnya: Upaya Bisa Dilakukan Pemerintah Cegah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini