Pemerintah Akan Bangun Tanggul Cegah Luapan Air Laut di Palu

Senin, 8 April 2019 14:04 Reporter : Merdeka
Pemerintah Akan Bangun Tanggul Cegah Luapan Air Laut di Palu

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun tanggul sepanjang 7 km di Palu untuk melindungi daratan dari luapan air laut. Mengingat, bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah beberapa lalu turut mengakibatkan permukaan tanah di sejumlah wilayah di sana menurun.

Kepala Satgas Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto menyatakan, salah satu daerah yang jadi contoh adanya penurunan permukaan tanah ini terjadi di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

"Sebagai contoh di daerah Talise, di sini tadinya tidak pernah kebanjiran sekarang di sini banjir. Untuk itu, kita buat tanggul pantai," ungkap dia di Jakarta, Senin (8/4).

Dia menjelaskam, fungsi tanggul ini bukan untuk menahan tsunami, melainkan hanya untuk mencegah ketinggian luapan air laut sehingga tidak masuk ke daratan.

"Jadi kita buat tanggulnya di sini lebih kurang 3 meter, bukan buat tsunami. Muka air laut tertinggi nya di sana sekitar 2,66 meter. Setelah ini dibangun di sini tidak kebanjiran," paparnya.

Dia pun mengatakan, inisiasi proyek tanggul laut tersebut saat ini telah rampung tahap desainnya, dan tengah memasuki tahap lelang kontraktor. Bila tanggul ini telah terbangun, maka proses konstruksi bangunan lain di sampingnya bisa dimulai kembali.

"Kalau sekarang belum bisa, masih kumuh. Soalnya semua kotoran dari laut semua masuk ke sini," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini