Pembukaan Sektor Ekonomi Dinilai Bisa Redam Tekanan pada Pengusaha dan Pekerja

Selasa, 2 Juni 2020 11:03 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pembukaan Sektor Ekonomi Dinilai Bisa Redam Tekanan pada Pengusaha dan Pekerja pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pengamat kebijakan publik dari Universitas Sultan Agung Tirtayasa, Leo Agustino menilai kebijakan pemerintah membuka kembali sektor ekonomi memiliki dasar yang kuat. Sebab tekanan dan ancaman krisis yang terjadi akibat pandemi, tak hanya dirasakan oleh para pengusaha tapi juga oleh banyak sekali tenaga kerja yang terlibat.

Dia mengatakan, akibat pandemi Covid-19 kini banyak bidang usaha yang kelasnya menengah tapi bisa mempekerjakan ratusan orang sudah mengalami tekanan krisis. Akibatnya akan berimbas pada orang-orang yang dipekerjakan.

"Kebijakan pemerintah untuk membuka sektor ekonomi memang jadi penting, paling tidak untuk hidup minimal saja bagi para pengusaha dan tenaga-tenaga kerja yang mereka miliki," kata Leo Agustino kepada media, Selasa (2/6).

Pembatasan kegiatan yang telah dijalankan selama dua bulan terakhir, membuat berbagai bidang usaha praktis tidak berjalan dan tidak menerima pemasukan sama sekali. Sementara, para pengusaha dituntut untuk tetap bisa mempertahankan hak-hak dan upah para pekerjanya.

"Contoh yang saya kenal dan lihat sendiri ada di Jawa Barat, di mana rekanan pebisnis yang walau usahanya tidak besar, tetap berupaya menggaji walau tak ada pemasukan. Ini tekanan nyata bagi pengusaha yang memang terjadi di lapangan," kata Leo.

Menurutnya, pemerintah sebagai regulator jalannya negara tentu berusaha berpijak pada semua kepentingan. Tudingan pemerintah terlalu berpihak pada pengusaha di saat pandemi, sebenarnya kurang tepat karena sektor usaha dan ekonomi justru dihentikan selama dua bulan ini.

"Jeritan-jeritan juga muncul dari para tenaga kerja dan buruh. Skema bantuan memang sudah ada, tapi tentu tidak bisa 100 persen tepat sasaran. Ada klaster-klaster pekerja yang mungkin tidak tersentuh karena sektornya informal," kata akademisi lulusan Universiti Kebangsaan Malaysia itu.

Baca Selanjutnya: Tak Langsung Selesaikan Masalah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini