Pembinaan Petani untuk Tingkatkan Produktivitas Kopi Lokal

Sabtu, 21 November 2020 19:10 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pembinaan Petani untuk Tingkatkan Produktivitas Kopi Lokal Petani kopi. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kopi produksi petani Indonesia kerap dibanderol dengan harga tinggi, namun tetap menjadi incaran penikmat kopi dunia. Hanya saja, rantai pasok produk kopi nusantara ini kerap terhambat karena perkebunan kopi di Indonesia dimiliki petani kecil yang lahannya juga terbatas.

"Kita mengetahui betul rantai pasok yang terhambat karena kopi kita ini ditanam petani kecil," kata Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Syafrudin dalam acara Dialog Kopi: Kulak Kulik Nikmatnya Bisnis Kopi, Jakarta, Sabtu, (21/11).

Dia menuturkan, para petani kopi memiliki keterbatasan untuk melakukan kolaborasi. Untuk itu, Asosiasi Kopi Spesial Indonesia bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Tugas kami bersama dengan pemangku kepentingan di bidang kopi termasuk Bank Indonesia, membina petani kopi dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas," kata dia.

Syafrudin pun bekerja sama dengan akademisi untuk memberikan edukasi dan peningkatan produktivitas dalam budidaya tanaman kopi. Begitu juga dengan informasi lain terkait penjualan produk kopi yang dihasilkan.

"Bagaimana mereka nyaman untuk budi daya kopi dengan produksi kopi yang baik, rantai pasok yang berjalan baik dan pelanggan bisa memesan dari petani Indonesia," tutur dia.

Cara ini dinilai bisa menjaga rantai pasok untuk penjualan kopi. Sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupan petani kopi secara keseluruhan. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kopi
  3. Petani
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini