Pembebasan lahan bikin Dahlan Iskan jadi tersangka kasus korupsi

Minggu, 7 Juni 2015 19:29 Reporter : Henny Rachma Sari
Pembebasan lahan bikin Dahlan Iskan jadi tersangka kasus korupsi Dahlan Iskan diperiksa Kejati DKI Jakarta. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menetapkan mantan Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Dahlan diduga terlibat korupsi pengadaan proyek pembangunan 21 gardu induk Jawa-Bali-Nusa Tenggara Barat senilai Rp 1,063 triliun.

Kasus ini terjadi saat Dahlan masih menjabat Dirut PLN. Saat itu, Kementerian ESDM mengerjakan mega proyek 21 unit gardu induk Jawa-Bali-Nusa Tenggara sudah dimulai pada Desember 2011. Proyek ini justru terbengkalai.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform Fabby Tumiwa melihat, Dahlan Iskan tersandung kasus korupsi gara-gara lahan proyek gardu listrik. "Ceritanya Pak Dahlan itu kan pembebasan lahan," ujar Fabby dalam diskusi Energi Kita yang digelar merdeka.com, RRI, IJTI, IKN dan Sewatama di Restoran Bumbu Desa, Jakarta Pusat, Minggu (7/6).

Akibatnya, proyek menjadi terkatung-katung dan dianggap merugikan negara. "Persoalannya sekarang yang terkena kasus Pak Dahlan itu kan soal lahannya enggak beres-beres," katanya.

Tidak terbantahkan, persoalan pembebasan lahan menjadi alasan utama molor atau mandeknya pembangunan proyek pemerintah, termasuk di dalamnya proyek infrastruktur. Semakin besar proyek itu, semakin sukar lahan yang harus dibebaskan.

Sulitnya pembebasan lahan dalam sejumlah proyek besar dinilai Fabby lantaran masyarakat sekitar proyek acap kali mengharapkan kompensasi tinggi.

"Karena orang mengharapkan kompensasi tinggi. Menurut saya, kalau lahan-lahan itu enggak dibereskan, enggak akan beres proyek itu," tuturnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini