Pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek mencapai 40 persen

Jumat, 27 Juli 2018 13:10 Reporter : Merdeka
Pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek mencapai 40 persen Progres Tol Jakarta-Cikampek II Elevated. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk melaporkan, progres pengerjaan proyek jalan tol layang atau Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated, saat ini telah mencapai 40 persen. Proyek jalan tol layang dengan panjang 38 kilometer (Km) ini sudah memasuki tahapan pekerjaan pengangkatan Steel Box Girder dan pekerjaan Slab lantai.

Tol Jakarta-Cikampek II Elevated merupakan sebuah proyek jalan layang bebas hambatan yang tersambung dari Cikunir hingga Karawang Barat Pengerjaannya dilakukan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk lewat Kerja Sama Operasi (KSO) senilai Rp 13,53 triliun. Adapun porsi pengerjaan Waskita adalah 51 persen dari Cikunir sampai Cikarang Utama.

Project Manager Jakarta-Cikampek II Elevated, Fatkhur Rozaq, menyampaikan progres tahapan pengerjaan itu kini secara total sudah di atas 50 persen. "Untuk tahapan proyek di bagian Waskita, pengerjaan portal sekarang sudah 95 persen, pile cap 90 persen. Setelah itu ada pengerjaan kolom, saat ini sudah 80 persen," jelas dia di km 21 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jumat (27/7).

Pada sesi pengerjaan pierhead, dia melanjutkan, di area proyek milik Waskita kini telah terpasang 140 unit dari total 290 unit. Sementara untuk pengangkatan box girder yang hanya bisa dikerjakan pada saat Window Time (10.00-05.00 WIB), kini sudah terpasang 500 dari total jumlah sekitar 2.400.

"Ini yang perlu jadi perhatian khusus untuk proses safety-nya, makanya hanya bisa dikerjakan pada saat-saat tertentu saja ketika lalu lintas sudah bisa diatur," ungkap Fatkhur.

Sebelumnya, Liputan6.com mencatat, pada 18 Juli 2018 lalu progres pengangkatan steel box girder baru mencapai 380 yang sudah terpasang. Berarti, ada kemajuan sekitar 120 unit box girder yang kini telah terangkat.

Adapun tantangan yang dihadapi selama proses konstruksi Tol Jakarta-Cikampek Elevated II ini antara lain bagaimana menerapkan metode pekerjaan pada median jalan dengan tetap memperhatikan aspek safety mengingat lalu lintas yang padat, serta adanya window time yang berdampak terhadap waktu penyelesaian proyek.

Fatkhur lebih lanjut menjelaskan, pihaknya mengedepankan prinsip keamanan dalam bekerja, sehingga dapat menjamin keselamatan baik pekerja maupun pengguna tol yang melewati area proyek.

"Di proyek ini aspek keselamatan para pekerja maupun pengguna jalan tol Japek II Elevated menjadi prioritas. Atas dasar itu kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pengguna jalan selama pelaksanaan konstruksi, serta kami mohon doa restu kepada seluruh masyarakat agar proyek Japek II Elevated dapat berjalan lancar sampai dengan selesai," ujar dia.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6 [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini