Pembangunan Istana Kepresidenan di Papua Jangan Sebatas Simbolik Saja

Rabu, 11 September 2019 14:58 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pembangunan Istana Kepresidenan di Papua Jangan Sebatas Simbolik Saja jokowi. ©2019 Merdeka.com/intan umbari

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Robert Endi Jaweng mendukung rencana Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang berkeinginan membuat Istana Kepresidenan di Papua. Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi masyarakat Bumi Cendrawasih.

"Menghadirkan negara kan berbagai macam cara, yang paling penting itu dengan menghadirkan pelayanan publik yang bagus pembangunan menghargai warga dan cara-cara lainnya. Kalau saya mendukung, dan karena Pak Jokowi sering ke sana," kata dia saat ditemui di Jakarta, Rabu (11/9).

Kendati begitu, dirinya menekankan agar pembangunan Istana Kemerdekaan di Papua tidak dijadikan secara simbolik saja. Sebab konsep atau cara pandang masyarakat Papua mengenai pembangunan sendiri berbeda dengan dipikirkan pemerintah.

Oleh karenanya, butuh aspek-aspek lain seperti kebijakan yang mendukung secara penuh masyarakat di sana.

"Kalau istana dibangun di sana, jangan hanya fisik nya aja, tapi cara berpikir kita harus pindah ke sana, dalam artian membangun Papua itu tidak hanya dalam sarana dan pra-sarana tetapi juga memanusiakan mereka," katanya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi bertemu 61 tokoh dan mahasiswa Papua di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/9). Dalam pertemuan tersebut, perwakilan adat Papua Abisai Rollo meminta beberapa hal kepada Jokowi. Mulai dari meminta untuk pemekaran provinsi di Papua dan Papua adat hingga membangun istana kepresidenan di Bumi Cendrawasih. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini