Peluang Indonesia Battery Corporation Akuisisi StreetScooter Sudah Tertutup

Jumat, 7 Januari 2022 18:08 Reporter : Merdeka
Peluang Indonesia Battery Corporation Akuisisi StreetScooter Sudah Tertutup investasi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa peluang Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk melakukan akuisisi StreetScooter milik Deutsche Post DHL Group (DPDHL) sudah tertutup.

Sebab, perusahaan mobil listrik asal Jerman tersebut kini sudah diambil alih oleh Odin Automotive, perusahaan otomotif yang berbasis di Luksemburg.

"Yang saya tahu ya, opsi itu (akuisisi StreetScooter) sudah enggak ada," ujar Bahlil di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Jumat (7/1).

Bahlil menyesali kegagalan IBC menguasai StreetScooter, hingga akhirnya keduluan investor lain. "Gimana kalau kita mencle-mencle. Lewat lah barang itu. Barang bagus diambil orang," keluh dia.

Padahal, Bahlil telah menyempatkan diri untuk meninjau langsung kantor StreetScooter yang berlokasi di Aachen, Jerman. Dia juga menyayangkan upaya akuisisi tersebut yang justru ditentang oleh banyak kalangan, lantaran dianggap sebagai aksi investasi rugi.

2 dari 2 halaman

Dimanfaatkan Odin Automotive

Situasi ini lantas dimanfaatkan Odin Automotive, yang menuntaskan proses akuisisi pada 4 Januari 2022 lalu. Perusahaan itu salah satunya dikuasai oleh investor asal Singapura, Djamal Attamimi yang juga jadi bagian dari grup usaha tambang batubara nasional, Toba Bara.

"Saya sudah ngecek StreetScooter itu, di Jerman. Tapi kan oleh beberapa kelompok bilang itu investasi rugi. Aku tahu itu sudah diakuisisi oleh Singapura," keluh Bahlil.

Adapun salah satu tentangan untuk IBC bisa mengakuisisi StreetScooter datang dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ahok menilai, ongkos akuisisi StreetScooter terlalu mahal. Itu berdasarkan perhitungan harga kepemilikan sahamnya lebih dari 60 persen menggunakan future valuation, dengan alasan bisnisnya bakal bagus di masa mendatang.

"Anda tidak boleh membeli sesuatu atau mengarang future valuasinya ke depan. Dasarnya apa valuasi future? Ini barang baru," kecam Ahok.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tengah Digandrungi, Pahami Untung Rugi Investasi di Aset Kripto
Mengenal Instrumen Investasi Obligasi, Termasuk Risiko dan Keuntungannya
Jokowi: RI Terbuka bagi Investor yang Sejahterakan Rakyat & Menjaga Alam
Deretan Saham yang Cocok Bagi Investor Pemula
Kelebihan dan Kekurangan Tabungan Emas, Pahami Sebelum Berinvestasi
Polri: 6 dari 18 Perkara Investasi dan Asuransi Bodong Sudah P21

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Investasi
  3. BKPM
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini