Pelonggaran Aktivitas Dinilai Belum Sepenuhnya Kembalikan Daya Beli Masyarakat

Selasa, 4 Mei 2021 16:42 Reporter : Merdeka
Pelonggaran Aktivitas Dinilai Belum Sepenuhnya Kembalikan Daya Beli Masyarakat Tips Aman Belanja di Mall Selama New Normal, Virus Jauh-Jauh Deh!. ©Shutterstock

Merdeka.com - Ekonom senior Core Indonesia, Hendri Saparini mengatakan, pemulihan ekonomi rumah tangga masih lambat dan jauh di bawah kondisi sebelum pandemi. Ini lantaran peningkatan mobilitas belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan konsumsi.

"Yang penting bagi kita adalah ada spending atau tidak. Kalau tidak ada spending maka tidak akan bisa pulih. Nah spending juga akan tergantung bagaimana kita mengelola pandemi, ini kita tunjukan karena sebenarnya mobilitas orang itu sudah terjadi," kata Saparini dalam Webinar Menakar Efektivitas Stimulus Ekonomi, Selasa (4/5).

Namun menurutnya, mobilitas tidak sejalan dengan konsumsi. "Data menunjukkan bahwa normalnya konsumsi rumah tangga itu tumbuh 5 persen. Memang pada tahun lalu konsumsi rumah tangga kita sudah negatif 3,6 persen," ujarnya.

Di sisi lain, indeks penjualan riil juga masih tajam negatifnya. Artinya konsumsi rumah tangga ini belum mendorong pada penjualan ritel atau produk-produk yang diminati oleh masyarakat.

Baca Selanjutnya: Penyebabnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini