Pelanggan Tertipu Belanja Alat Kesehatan, Bukalapak Siap Bantu Laporan ke Polisi

Kamis, 2 April 2020 12:07 Reporter : Sulaeman
Pelanggan Tertipu Belanja Alat Kesehatan, Bukalapak Siap Bantu Laporan ke Polisi BukaLapak kerjasama dengan Kidzania. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bukalapak bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut serta menindak tegas sejumlah oknum pelaku penipuan, maupun penimbun berbagai alat kesehatan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Bukalapak juga akan segera melaporkan ke Polri untuk dilakukan penindakan sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, mengatakan pihaknya telah menutup ribuan akun pelapak yang memanfaatkan situasi pandemi ini (Covid-19) untuk meraup keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Selain itu, menjual barang dengan deskripsi yang tidak sesuai, serta memperjual-belikan alat kesehatan yang tidak sesuai aturan BPOM dan Kemenkes.

"Sebagai SOP, pelanggan yang merasa menjadi korban penipuan diarahkan untuk melapor ke Polri dan kami akan mendukung dengan bukti-bukti yang dibutuhkan Polri untuk mengusut dan menindak lebih jauh," jelas dia melalui siaran pers yang diterima Merdeka.com pada Kamis (2/4).

Pihaknya mengklaim bahwa perusahaannya tidak akan menoleransi segala bentuk penipuan, penyalahgunaan dan pelanggaran di platform Bukalapak. Seperti penipuan online, termasuk penimbun alat kesehatan serta penjual rapid test.

"Apabila melanggar hukum, pasti akan kami tindak," imbuh bos Bukalapak tersebut.

1 dari 1 halaman

Modus Penipuan

Rachmat kemudian menyebut beragam modus penipuan yang kerap kali digunakan, ialah melalui pengiriman barang bodong dan juga melalui phishing. Phishing sendiri merupakan salah satu metode andalan penipu di tengah timbulnya permintaan tinggi dan kepanikan masyarakat untuk mencari alat kesehatan.

"Melalui phishing, seorang penipu meminta target untuk memberikan data-data penting di tautan yang tidak resmi dengan berbagai alasan, yang berujung peretasan," sahutnya.

Maka dari itu, menurutnya, pentingnya dibuat aturan kerjasama antara Bukalapak dengan Polri guna melakukan pengusutan dan penindakan terhadap sejumlah oknum yang penipu dan penimbun berbagai alat kesehatan, sehingga tercipta efek jera. Sehingga membuat masyarakat yang sedang bekerja, belajar dan beribadah di rumah tetap bisa memperoleh alat kesehatan dan kebutuhan sehari-hari di Bukalapak dengan aman, nyaman dan terjangkau.

[bim]

Baca juga:
Kolaborasi Jokowi dan Anies Beri Subsidi 3,6 Juta Warga DKI Terdampak Corona
Anak dari Keluarga yang Penghasilannya Terdampak Covid-19 Rentan Terkena Virus
DPR Dinilai Manfaatkan Pandemi Corona untuk Bahas RUU Kontroversial
Bank Indonesia Yakin Rupiah Bisa Menguat di Kisaran Rp 15.000/USD Hingga Akhir 2020
Jokowi Instruksikan Terawan Selesaikan Aturan Kriteria Penetapan PSBB dalam 2 Hari
Jokowi: Pemudik dari Jabodetabek Jadi ODP, Harus Isolasi Mandiri
Skenario Terburuk Ekonomi RI Dinilai Bikin Pemerintah Lebih Hati-Hati

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini