Pelaku Usaha di Nusa Dua & Ubud Butuh 120 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

Selasa, 2 Maret 2021 10:48 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pelaku Usaha di Nusa Dua & Ubud Butuh 120 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Wisatawan Pantai Nusa Dua Bali. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Bali membutuhkan 120 ribu dosis vaksin Covid-19 untuk diberikan kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di pulau dewata tersebut. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, kebutuhan vaksin tersebut akan berikan kepada dua destinasi wisata di kawasan Nusa Dua dan Ubud yang telah ditetapkan sebagai lokasi bebas Covid-19 atau green zone.

Khusus di Nusa Dua, vaksinasi akan diberikan kepada 10 ribu pelaku usaha, sehingga kebutuhan vaksinnya sebanyak 20 ribu dosis vaksin.

"Nusa Dua ada sekitar 10.000 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk masyarakat, jika semuanya divaksin akan membutuhkan 20.000 tambahan dari dosis vaksinasi," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (2/3).

Sementara itu untuk di Ubud, vaksinasi akan diberikan kepada 50. Sehingga kebutuhan vaksinnya 100 ribu dosis. Maka bila dijumlahkan, total kebutuhan vaksinnya mencapai 120 ribu dosis. "Maka kita memerlukan 120.000 dosis vaksin yang bisa kita berikan kepada kedua lokasi," sambung Sandiaga.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan vaksinasi merupakan hal terpenting dalam pelaksanaan program Free Covid Corridors. Kolaborasi tersebut dibutuhkan untuk mempercepat realisasi Free Covid Corridors yang berujung kepada pemulihan ekonomi. Khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali pasca pandemi covid-19.

"Sehingga dapat kita sepakati bersama, maka tidak terlalu lama lagi, sesuai dengan arahan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Pak Luhut kita akan mulai bisa memfinalisasi pembukaan kembali Bali bagi wisatawan mancanegara," papar Sandiaga.

Sandiaga menggarisbawahi pelaksanaan vaksinasi covid-19 tidak semata merealisasikan program Free Covid Corridors, tetapi menekan laju penularan covid-19. Sehingga, penurunan kasus covid-19 di Bali yang terjadi dalam beberapa pekan belakangan dapat terus dipertahankan ke depannya.

"Beberapa hari terakhir di Bali ada penurunan kasus covid-19 yang cukup menggembirakan, jumlahnya kini 150 kasus per hari, ini perlu terus kita tekan," kata dia

Dia menambahkan selain vaksin, suntikan ekonomi bagi masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif juga diperlukan. Salah satunya dengan mengadakan Travel Bubble-Free Covid Corridors. "Ini kita harapkan adalah langkah konkrit yang kita bisa persiapkan dalam waktu dekat," tutupnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini