Pekerjaan rumah pemerintah untuk genjot ekspor versi bos BPS

Kamis, 15 Februari 2018 14:41 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Pekerjaan rumah pemerintah untuk genjot ekspor versi bos BPS Kepala BPS Suhariyanto. Dwi Aditiya ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, mengatakan secara umum ekspor Indonesia pada 2017 lebih baik dibandingkan 2016. Namun, diakui angka pertumbuhannya masih di bawah negara lain.

"Pertama yang perlu saya garisbawahi performa ekspor kita tahun 2017 itu tak buruk loh dibandingkan 2016 naik 16,2 persen, tapi jika dibandingkan negara lain memang kita masih di bawah," kata Suhariyanto saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (15/2).

Hal tersebut yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal dan menyentil menteri-menterinya beberapa waktu lalu. Sebab, ekspor Indonesia jauh tertinggal dibanding Vietnam dan negara tetangga lainnya.

"Oleh karena itu pak presiden (Jokowi) menyarankan harus ada beberapa strategi yaitu diversifikasi pasar, kemudian diversifikasi produk. Menurut saya itu penting sekali karena kalau kita liat masih banyak sekali ekspor didominasi oleh produk-produk primer atau komoditas sehingga kita perlu untuk lebih meningkatkan nilai tambah diversifikasi produk," ujarnya.

Dalam menggenjot ekspor di 2018, Suhariyanto memandang perlunya perbaikan industri manufaktur. Artinya, ekspor tidak lagi hanya berupa bahan baku namun sudah berbentuk barang olahan.

"Masih banyak produk bisa diolah hasil pertanian, perkebunan masih banyak yang bisa diolah kedalam berbagai produk lain," ujarnya.

Selain itu, tren kenaikan produk ekonomi kreatif juga mulai menunjukkan geliat positif sehingga bisa untuk ditawarkan. Di mana industri kreatif dalam negeri sudah mulai dipandang di kancah dunia.

"Industri kreatif sebenarnya banyak diminati oleh pasar - pasar non tradisional. Kita harus mampu untuk mengeksplorasi sebenarnya kebutuhan dari konsumer di negara pasar non tradisional itu apa saja, jika itu disertai dengan packaging (pengemasan) yang bagus, promosi bagus saya yakin lah prospektif." [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini