Ada Karyawan Bank BUMN Terpapar Corona Jadi Kendala Penyaluran Bansos

Rabu, 6 Mei 2020 18:15 Reporter : Sulaeman
Ada Karyawan Bank BUMN Terpapar Corona Jadi Kendala Penyaluran Bansos Juliari Batubara. ©2013 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Menteri Sosial Juliari P Batubara menyatakan, salah satu kendala distribusi bantuan sosial program sembako disebabkan oleh adanya pegawai salah satu bank BUMN (himbara) yang terpapar virus corona. Sehingga, perlu dilakukan migrasi data penerima ke bank Himbara lainnya.

"Kendala kami saat itu adanya karyawan (salah satu bank BUMN) yang terdampak covid-19. Untuk itu dilakukan migrasi ke bank Himbara lainnya. Sehingga ada kendala penyaluran," kata dia saat menggelar rapat kerja virtual bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (6/5).

Dia menjelaskan, kendala tersebut terjadi pada penyaluran di periode pertama di April 2020. Selain itu, kendala lainnya diakibatkan oleh tempat tinggal penerima manfaat bantuan yang terletak di daerah terpencil, sehingga memerlukan waktu lebih lama dalam penyalurannya.

Pada termin satu, tercatat 17.877.202 keluarga telah menerima manfaat program sembako, yang memakan anggaran Rp3,575 triliun. Sedangkan pada termin kedua ditargetkan sebesar 2.412.851 keluarga penerima manfaat bantuan ini dengan anggaran yang disediakan mencapai Rp48,2 miliar.

Untuk menyukseskan program tersebut, Kemensos menunjuk PT Pos Indonesia sebagai pihak penyalur bagi keluarga penerima manfaat yang tidak mempunyai rekening perbankan. Sementara bagi keluarga penerima manfaat yang telah mempunyai rekening perbankan, bantuan akan disalurkan melalui bank Himbara.

Sedangkan, untuk menjangkau keluarga penerima manfaat yang tinggal di daerah terpencil pemerintah akan bekerja sama dengan Pemda, TNI, dan Polri dalam proses penyalurannya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini