Pedagang Soal Rencana Impor 1 Juta Beras: Bisa Jatuhkan Harga Beras Nasional

Rabu, 17 Maret 2021 14:53 Reporter : Merdeka
Pedagang Soal Rencana Impor 1 Juta Beras: Bisa Jatuhkan Harga Beras Nasional beras bulog. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang, Zulkifly Rasyid mengatakan keberatan dengan rencana Pemerintah akan impor beras sebanyak 1 juta ton lantaran bisa membuat harga beras lokal semakin jatuh. Mengingat, saat ini memasuki masa panen dan stok beras masih melimpah.

"Kami dari pedagang mengatakan keberatan impor itu ada saat sekarang, sebab posisinya kita lagi panen. Pertama kita masih panen, dan kedua stoknya masih banyak, Bulog sendiri saja berasnya masih ada stok 700 ribu ton. Jadi kalau bisa impor ini jangan ada dulu," kata Zulkifly saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (17/3).

Menurutnya, stok beras sangat melimpah yang menyebabkan harga beras menjadi Rp 7.500 hingga Rp 8.500 per kg. Padahal sebelumnya harga beras masih Rp 10.000-12.000 per kg. "Jadi kalau bisa dipertimbangkan oleh Pemerintah kalau bisa di dalam posisi kita lagi panen harusnya Pemerintah menyerap hasil gabah dari petani itu yang jauh lebih bagus daripada kita impor," imbuhnya.

Dia menyayangkan pernyataan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu yang menyatakan benci produk impor, namun selang beberapa hari kemudian Pemerintah berencana akan impor 1 juta ton beras. Menurutnya boleh-boleh saja Pemerintah melakukan impor beras, namun impor tersebut bisa dilakukan di saat yang tepat bukan dilakukan saat masa panen.

Jika hal itu dilakukan maka harga beras akan semakin anjlok. Meski demikian, dia mengaku Indonesia masih ketergantungan impor beras karena lahan pertanian di Indonesia semakin hari semakin berkurang.

Sedangkan jumlah penduduk semakin bertambah, sehingga kebutuhan terhadap beras itu akan semakin tinggi pula. "Kita boleh ada impor disaat kita perlu dan kita tidak boleh impor saat kita lagi panen. Daerah dari lini penjuru semuanya pada panen. Harga beras di pasar induk jatuh menjadi murah. Tapi Pak Jokowi mengatakan harus impor 1 juta ton beras, tentunya ini menjadi polemik," tegasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini