Pedagang online Tanah Air tunggu paket kebijakan XIII Jokowi

Rabu, 10 Agustus 2016 07:20 Reporter : Novita Intan Sari
Pedagang online Tanah Air tunggu paket kebijakan XIII Jokowi Online Shop. ©2014 Merdeka.com/frugallivingforlife.com

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK berencana akan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid XIII dalam waktu dekat. Salah satu isi paket kebijakan ini akan fokus pada aturan dan insentif bisnis perdagangan online atau e-commerce.

Wakil Ketua Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA), Agus Tjandra merespon positif langkah pemerintah tersebut. Pasalnya, industri e-commerce di Tanah Air cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya dan membutuhkan dorongan pemerintah.

"Kami merespon positif pemerintah, sangat membantu pelaku e-commerce di Indonesia. Ada terobosan yang sangat progresif," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (9/8).

Agus optimis, setelah pemerintah merilis paket kebijakan tersebut, industri e-commerce Indonesia akan lebih bergairah dan menarik.

"Sejak tahun 2014, bisnis e-commerce di Indonesia sangat menjanjikan. Bisnis ini bukan barang mewah lagi karena memang saat ini terjadi perubahan lifestyle atau gaya hidup sehingga akan ada perubahan dari offline menjadi online karena juga kemajuan teknologi," jelas Agus.

Agus menambahkan, total nilai transaksi e-commerce Indonesia pada 2013 mencapai USD 8 miliar dan diprediksi terus meningkat hingga USD 30 miliar pada akhir 2016.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Bidang Perekonomian, Edy Putra Irawady menambahkan, isi paket kebijakan ekonomi jilid XIII akan mempermudah insentif bisnis e-commerce.

"Paket kebijakan ke-13 tentang rumah dan e-commerce karena ini bagus untuk menggerakkan perekonomian nasional. Nanti kebijakan rumah ini diatur zonasinya di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sedangkan e-commerce harus lihat pembiayaan, investasi, pajaknya, dan lainnya," terang dia. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini