Pasca Pandemi, PT HERO Group Catat Pendapatan Bersih Rp3,2 Miliar

Senin, 5 Desember 2022 19:09 Reporter : Siti Ayu Rachma
Pasca Pandemi, PT HERO Group Catat Pendapatan Bersih Rp3,2 Miliar bursa saham. shutterstock

Merdeka.com - Direktur PT Hero Supermarket Tbk Alfredo Chandra mengungkapkan setelah 2 tahun beradaptasi dengan pandemi covid 19, PT Hero telah berhasil pulih sepenuhnya dengan pertumbuhan yang signifikan pada semua lapisan usahanya.

Pada kuartal III tahun 2022 pihaknya mencatat pendapatan bersih senilai Rp 3,233 miliar yang meningkat 30 persen dibandingkan tahun lalu (yoy). Sementara untuk laba kotornya yakni Rp 1,3337 miliar.

"PT Hero berhasil pulih sepenuhnya dengan pertumbuhan yang signifikan. Ini juga karena adanya pelanggaran pembatasan pada covid 19," ujar Alfredo, Jakarta, Senin (5/12).

Total pengeluaran PT Hero yakni sebesar Rp 1,422 miliar dengan hasil periode berjalan yakni sebesar Rp 85 miliar.

Sementara pada kesempatan yang sama, Direktur PT Hero Hendy mengatakan selama 9 bulan terakhir di tahun 2022 PT Hero telah bekerja untuk meningkatkan beberapa hal terutama yang berkaitan dengan kelengkapan produk.

Pihaknya melihat bahwa ada perubahan kebiasaan yang signifikan dari perilaku pelanggan setelah pandemi yang mendorong perubahan juga di barang-barang yang ditawarkan di Toko HERO.

"Selama tahun ini sudah lebih 2000 barang baru yang ada dikembalikan ke toko HERO atau dimasukkan ke dalam toko-toko hero untuk mengantisipasi perubahan perilaku pelanggan. Kemudian yang kedua untuk menyambut para pelanggan kami yang datang kembali ke toko-toko terutama di dalam toko-toko yang ada di mall," terang Hendy.

Alfredo menyampaikan ada tiga faktor yang membuat pertumbuhan naik signifikan pertama dengan adanya peningkatan margin sebesar 1 persen, kedua fokus pada kendali atas pengeluaran, dan ketiga adanya kontribusi penjualan aset

"Kinerja grup Hero ini meningkat karena tiga faktor yang pertama adanya peningkatan margin sebesar 1 persen ini dikarenakan kontribusi yang meningkat dari IKEA dan Guardian. Kedua adalah fokus pada cost control atau kendali atas pengeluaran tim baik di gerai dan seluruh pegawai kami terus mengontrol pengeluaran ini walaupun terjadi tekanan dari inflasi. Serta yang ketiga adalah kontibusi dari penjualan aset," tambahnya. [azz]

Baca juga:
Right Issue, KB Bukopin Siap Terbitkan 120 Miliar Saham Baru
Papan Ekonomi Baru Besutan BEI Beri Perlindungan ke Investor, Ini Fiturnya
Aktivitas Meningkat, LPKR Optimistis Raup Pertumbuhan Pendapatan Berulang Mal & Hotel
Contoh Saham di Indonesia yang Perlu Diketahui Pemula, Simak Penjelasannya
Tips Investasi Saham Anti Ribet Ala Kaesang Pangarep
Dapat Untung Lebih Saat Trading di Saham Rakyat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini