Pandemi Corona Sadarkan Indonesia Akan Rapuhnya Sistem Kesehatan

Selasa, 26 Mei 2020 19:20 Reporter : Merdeka
Pandemi Corona Sadarkan Indonesia Akan Rapuhnya Sistem Kesehatan Politisi Calon Menteri Presiden Jokowi. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, mengatakan wabah pandemi virus corona (Covid-19) telah membuka mata semua pihak bahwa sistem kesehatan nasional Indonesia selama ini memang rapuh.

Menteri Suharso menyatakan, saat ini banyak negara yang menyusun ulang sistem kesehatan nasionalnya, termasuk mengalokasikan anggaran untuk fasilitas kesehatan. Hal tersebut dilakukan lantaran banyak negara khawatir jika terjadi pandemi corona gelombang selanjutnya.

"Covid-19 ini seakan membangunkan kita, menjadi wake up call kita terhadap sistem kesehatan nasional, ternyata sistem kesehatan kita rapuh," ujar dia dalam Temu Konsultasi Triwulanan 2020 Bappenas-Bappeda Provinsi Seluruh Indonesia yang digelar virtual, Selasa (26/5).

Dia menyinggung negara maju seperti Amerika Serikat (AS) yang mengalokasikan sebanyak 25 persen anggarannya, atau sekitar USD 1 triliun untuk belanja kesehatan. "Sekarang orang juga berlomba dalam APBN untuk menata ulang sistem kesehatan mereka. Mereka khawatir kalau sekarang ada Covid-19 ketiga yang sifatnya menjadi pandemi dunia. Nah apakah mereka cepat atau tidak?" serunya.

1 dari 1 halaman

Presiden Jokowi Perintahkan Penataan Ulang Sistem Kesehatan

perintahkan penataan ulang sistem kesehatan

Oleh karena itu, Menteri Suharso melanjutkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebutnya telah meminta Bappenas untuk mendesain ulang sistem kesehatan nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pemulihan Ekonomi dan Reformasi untuk 2021.

Dia pun meminta bantuan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk ikut berkontribusi dalam menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai.

"Karena itu dalam kesempatan ini kami berharap hal yang sama dilakukan daerah. Bagaimana memastikan posisi puskesmas, ketersediaan rumah sakit daerah, dokter, obat, dan seterusnya," imbuh Menteri Suharso.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim]

Baca juga:
Silaturahmi Drive Thru di Tengah Pandemi ala Warga Kluster Azalea Depok
Kemenkeu Tambah Anggaran BLT Dana Desa Menjadi Rp 31,7 T, Pemberian Untuk 6 Bulan
Sambut Kenormalan Baru, BNI Optimalkan Layanan Transaksi Digital
Petani Diminta Tetap Produktif di Tengah Pandemi Demi Wujudkan Kedaulatan Pangan RI
Bappenas Minta Pemda Mulai Susun Protokol Kenormalan Baru
Jumlah Tes Corona Indonesia Terendah di Asia Tenggara
Anggota Banggar DPR: Covid-19 Telah Merusak Sendi Kehidupan Rakyat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini