Pada 2017, China bakal produksi mobil murah di Indonesia

Kamis, 14 Mei 2015 12:25 Reporter : Moch Wahyudi
Pada 2017, China bakal produksi mobil murah di Indonesia Ilustrasi mobil murah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan otomotif asal China, SAIC Motor Corporation, bersama mitranya asal Amerika Serikat, General Motors, berencana membangun pabrik di Indonesia pada Juli 2015. Mereka bakal memproduksi mobil murah jenis multi purpose vehicle (MVP) bernama Wuling.

"Kami akan bertemu langsung dengan jajaran direksi memastikan komitmen ekspansinya ke Indonesia, sekaligus meninjau pabrik yang mereka miliki di Qingdao," kata Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani seperti dilansir Antara di Beijing, Kamis (14/5).

Franky mengatakan PT SAIC-GM-Wuling (SGMW) serius investasi di Indonesia dan telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan BKPM serta perwakilan Indonesia di Shanghai.

Besok, Franky berencana bakal bertemu Presiden PT SAIC-GM-Wuling (SGMW) Motor Indonesia Xu Feiyun, Wakil Presiden PT SGMW Motor Indonesia David Chen, Direktur SGMW cabang Qingdao Tang Wensheng, dan calon pemasok SGMW Automobile Co. Ltd di Indonesia.

"Ini sangat positif sekali bagi Indonesia, dan pertemuan serta kunjungan langsung BKPM ke pabrik SGMW di Qingdao merupakan upaya untuk lebih memantapkan rencana investasi itu agar lebih dapat segera terealisasi, sekaligus memastikan calon investor memang serius, dan mereka juga merasa kita serius menanggapi minat mereka," ujarnya.

Kepala Marketing BKPM untuk China Harri Santoso, menambahkan SGMW akan menanamkan modal sekitar USD 700 juta hingga USD 800 juta. Mereka sudah siap bekerja sama dengan Sinar Mas Grup untuk pengadaan lahan sekitar 60 hektar di kawasan industri Cikarang.

"Sebanyak 50 persen lahan akan digunakan pabrik Wuling dan sisa lahan lainnya untuk pemasok, sekitar 12 perusahaan suku cadang," katanya.

Dia menambahkan apabila persyaratan administrasi dan perizinan telah selesai. Maka SGMW akan mulai membangun pabrik pada akhir Juli 2015 dan berproduksi pada 2017.

"Jumlah tenaga kerja yang bisa diserap sekitar seribu hingga 3 ribu orang," tuturnya. [yud]

Topik berita Terkait:
  1. Mobil Murah
  2. Investasi
  3. BKPM
  4. China
  5. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini