Pabrik Chevrolet tutup di Bekasi, bagaimana nasib karyawannya?

Minggu, 1 Maret 2015 13:11 Reporter : Idris Rusadi Putra
Pabrik Chevrolet tutup di Bekasi, bagaimana nasib karyawannya? Chevrolet Captiva. ©2014 Otosia.com

Merdeka.com - General Motor (GM) bakal menutup salah satu pabriknya yaitu Chevrolet di Bekasi, Jawa Barat pada Juni 2015. Sebagai pemegang saham, GM akan bertransformasi bisnis menjadi perusahaan distribusi dan tidak lagi produksi. Lalu, bagaimana nasib karyawan pabrik Chevrolet?

Presiden GM Southeast Asia Operations, Tim Zimmerman mengakui kebijakan penutupan pabrik akan berdampak terhadap sekitar 500 karyawan di fasilitas produksi di Bekasi. Pabrik ini dibuka sejak 1995 dan sempat terhenti pada 2005 silam. Kemudian kegiatan kembali aktif pada 2013 silam.

"Kami memiliki karyawan yang sangat handal. Terbukti Chevrolet Spin telah mendapat pengakuan sebagai mobil berkualitas dari para pelanggan, kalangan industri dan General Motors," kata Tim dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (1/3).

Tim mengakui keputusan ini akan mengecewakan seluruh karyawan yang telah menunjukkan dedikasi yang tinggi selama ini di Indonesia. Pihaknya akan bekerja dengan seluruh pemangku kepentingan setempat yang ada termasuk Pemerintah Indonesia untuk membantu seluruh karyawan.

"Kami akan tetap memasarkan berbagai kendaraan Chevrolet kepada konsumen di tanah air yang berada di segmen-segmen pasar utama. GM Indonesia akan bekerjasama dengan seluruh dealer untuk menyelaraskan jaringan dengan strategi baru ini untuk memastikan seluruh pelanggan kami mendapat layanan sesuai dengan harapan mereka," katanya.

Bagi pengguna Chevrolet diminta tidak khawatir karena seluruh pemasok dalam negeri telah mendapat pemberitahuan mengenai perubahan status GM Indonesia yang berubah jadi perusahaan distribusi. Ketentuan garansi dan ketersediaan suku cadang tetap sama dan tidak ada perubahan.

Bersamaan dengan rencana penutupan pabrik, Presiden Direktur GM Indonesia Michael Dunne juga telah memutuskan untuk mengundurkan diri pada akhir Februari untuk memulai kegiatan bisnis pribadi yang merupakan keahliannya. Keputusan Dunne telah diketahui GM beberapa waktu lalu. GM telah menentukan seorang pejabat baru untuk memimpin perusahaan distribusi (NSC) yang juga akan diumumkan segera.

Chief Financial Officer GM Pranav Bhatt akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas presiden sampai pimpinan baru diumumkan. "Michael telah membawa berbagai penyegaran dan pendekatan yang inovatif terhadap gaya kepemimpinan dan pengalaman pelanggan," tutupnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini