OVO, Grab dan Tokopedia Sumbang Rp 11,5 M Dukung Peningkatan Pendidikan RI

Kamis, 13 Juni 2019 15:17 Reporter : Wilfridus Setu Embu
OVO, Grab dan Tokopedia Sumbang Rp 11,5 M Dukung Peningkatan Pendidikan RI OVO, Grab, dan Tokopedia Kumpulkan Sumbangan. ©2019 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - 3 Perusahaan Startup di Indonesia, yakni OVO, Grab, dan Tokopedia telah mengumpulkan Rp 11,5 miliar dalam program donasi digital Patungan Untuk Berbagi. Nantinya, sumbangan ini akan disalurkan untuk mendorong keberlangsungan pendidikan dasar bagi anak yatim dan kurang mampu.

Melalui kemudahan akses pendidikan, kolaborasi ini menggarisbawahi komitmen bersama oleh ekosistem digital terbesar di Indonesia dalam menciptakan dampak positif berkelanjutan bagi bangsa Indonesia.

"Program ini menegaskan besarnya semangat berbagi, khususnya di bulan Ramadan. Selama satu bulan penuh, antusiasme pengguna untuk menjadi bagian dari masa depan anak-anak yatim Indonesia, terus meningkat," kata Direktur OVO, Setiawan Adhiputro, di Jakarta, Kamis (13/6).

Selain itu, donasi digital ini menegaskan peran teknologi dalam memudahkan dan mendekatkan pengguna untuk mencapai tujuan yang positif.

"Sebagai bagian dari ekosistem digital terbesar di Indonesia, OVO tetap berkomitmen memberikan kemudahan bertransaksi non tunai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari melakukan pembayaran, donasi hingga berbagai layanan keuangan yang berperan penting dalam menciptakan akses keuangan yang merata," imbuhnya.

VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan, teknologi memainkan peran penting dalam menciptakan peluang sehingga memudahkan orang untuk menggapai impian mereka.

"Melalui Patungan Untuk Berbagi, kami menghidupkan kepercayaan ini. Kami yakin bahwa kampanye ini akan membawa dampak positif berkelanjutan bagi kehidupan anak-anak yatim dan anak-anak Indonesia yang kurang mampu, terutama karena kami percaya bahwa kami dapat membawa kami selangkah lebih dekat dalam merealisasikan mimpi kami ini melalui pendidikan," tambah dia.

Donasi dari kampanye Patungan Untuk Berbagi disalurkan dalam bentuk paket perlengkapan sekolah dan beasiswa. Sebagai mitra distribusi donasi, Rumah Yatim memastikan bahwa dana yang dikumpulkan akan disalurkan kepada anak-anak yatim yang terancam putus sekolah akibat kendala finansial.

Rumah Yatim telah menyalurkan bantuan senilai Rp 1,5 miliar dalam bentuk paket beasiswa dan perlengkapan sekolah kepada lebih dari 4.000 anak yatim dan kurang mampu dari 30 kota serta kabupaten. Penyaluran donasi akan terus dilakukan hingga mencapai lebih dari 30.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi tujuan dari program Patungan Untuk Berbagi untuk memberdayakan anak-anak yatim Indonesia melalui pendidikan. Di Rumah Yatim, kami terus berupaya membantu anak-anak yatim di bawah asuhan kami untuk mencapai impian mereka melalui pendidikan," ungkap Direktur Rumah Yatim, Nugroho BW.

"Donasi ini merupakan amanah bagi kami, dan akan kami serahkan kepada anak-anak yatim sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi generasi individu yang sangat terampil dan kompeten," imbuhnya.

Sementara itu, President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menjelaskan, Grab pun berkomitmen untuk meningkatkan dampak sosial dengan memanfaatkan teknologi. Dia berharap program ini menjadi upaya pihaknya untuk lebih dekat dengan masyarakat.

"Sekaligus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi puluhan ribu anak yatim di seluruh negeri. Kami sangat antusias dengan program ini karena sejalan dengan inisiatif #TechForGood kami, dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna yang telah berpartisipasi dalam program donasi ini," kata dia. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini