Orang Kaya ini Bongkar Rahasia Dengan Siapa Anda Harus Bergaul untuk Sukses

Selasa, 26 November 2019 06:00 Reporter : Merdeka
Orang Kaya ini Bongkar Rahasia Dengan Siapa Anda Harus Bergaul untuk Sukses Ray Dalio. ©2019 REUTERS/Jason Lee

Merdeka.com - Orang kaya, Ray Dalio, menyarankan siapapun yang ingin sukses agar sering mengobrol dengan orang-orang pintar. Hal itu bertujuan untuk memperluas sudut pandang.

Dalio merupakan pendiri Bridgewater Associates, firma pengelola dana (hedge fund) yang terbesar di dunia. Menurut Forbes, firma itu mengelola dana sebesar USD 160 miliar. Kekayaannya mencapai USD 18,2 miliar (Rp266,5 triliun).

Dilansir CNBC, Ray Dalio berkata dia berprinsip untuk menyimak dan membahas sesuatu secara jujur dengan para ahli, serta mendorong mereka agar saling berdiskusi. Kemudian, Dalio bisa bertanya agar meningkatkan pemahamannya.

Ketika disindir oleh pengikutnya di Twitter bahwa dia bisa melakukan itu karena kaya raya, sang miliarder merespons dengan mengatakan sudah melakukan hal tersebut sebelum menjadi kaya raya.

Prinsip itu pula yang dia klaim sebagai kunci suksesnya. "Selama mayoritas hidup saya, saya hampir tidak punya uang dan saya meraup banyak manfaat dari berdiskusi dengan orang-orang terpintar yang bisa saya ajak bicara. Hal itulah yang membawa saya pada kesuksesan pada pekerjaan saya, yang kemudian menghasilkan uang bagi saya," ujar Dalio.

Prinsip Dalio untuk secara jujur membahas sesuatu juga sesuai dengan apa yang dia terapkan dalam perusahaannya, Bridgewater Associates. Dia bahkan melarang pegawainya untuk tidak jujur dalam menyampaikan kritik.

Sebab, dulu perusahaan keuangan sang orang kaya ini sempat nyaris bangkrut, dan dia sempat meminjam uang dari bapaknya agar bisnisnya tetap hidup. Dalio pun mengakui itu terjadi karena dia tidak mau mendengarkan kritik.

1 dari 1 halaman

Hampir Bangkrut Akibat Anti Kritik

Miliarder Ray Dalio bukan tipe orang yang tak suka dengan kritik. Malahan, dia mengaku cinta dengan kritik.

Hal itu bermula pada 1982, ketika Dalio yang bekerja di sektor keuangan memprediksi adanya kejatuhan pasar saham, dia pun mengabaikan kritik terkait prediksi itu. Alhasil, prediksinya salah dan membuatnya hampir bangkrut.

Sang miliarder pun mengubah pola pikirnya dan justru gencar mencari rekan kerja yang tidak setuju dengannya. Tujuannya agar dia bisa memahami permasalahan secara menyeluruh lewat kritikan.

"Saya dulu jadi ingin mencari orang-orang terpintar yang bisa tidak setuju dengan saya, (kemudian) memahami penalaran mereka dan berusaha memecahkan permasalahan." ujar Dalio seperti dikutip CNBC

Menurut Dalio, dalam bekerja lebih baik jika kritikan diucapkan saja dengan terbuka ketimbang dipendam. Jika tidak, maka kinerja bisa tidak efisien dan tidak produktif.

"Setiap orang yang bekerja dengan saya punya hak untuk mempertanyakan apa saja, serta hak untuk beropini," ujar sang miliarder.

Reporter: Tommy Kurnia Rony

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Punya Harta Triliunan Rupiah, Wanita Ini Ogah Masuk Daftar Orang Terkaya
Presiden Jokowi: Orang Kaya di Indonesia Berasal dari Pertambangan
Perusahaan Terkaya Sejagat Ternyata Berdiri di Indonesia
Jumlah Miliarder Dunia Meningkat 38,9 Persen dalam 5 Tahun
Setahun, Para Orang Kaya Dunia Kehilangan Total Rp5.440 Triliun

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini