Optimalisasi Pulau Sambu, Pertamina Akan Jualan BBM ke Pasar Internasional

Jumat, 3 Mei 2019 13:09 Reporter : Merdeka
Optimalisasi Pulau Sambu, Pertamina Akan Jualan BBM ke Pasar Internasional Pertamina. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) menjalin kerja sama dengan Freepoint Commodities Pte. Ltd, sebuah perusahaan perdagangan komoditas internasional dan perusahaan investasi, untuk mengoptimalkan penggunaan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pulau Sambu.

Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina, Gandhi Sriwidodo mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Pertamina mengoptimalkan aset perusahaan dan untuk memasok komoditas ke pasar internasional.

"kesepakatan ini adalah momen penting, diharapkan dapat memberi kontribusi pendapatan dan nilai tambah strategis bagi perusahaan serta negara," Kat Gandhi di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (3/5).

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, TBBM yang terletak di Pulau antara Batam dan Singapura ini dinilai sangat strategis, sebagai titik pasok untuk komoditas BBM yang bisa diperdagangkan secara internasional.

Dalam kerjasama ini, Pertamina akan menjadi pemasok produk yang disimpan dan diracik di TBBM Pulau Sambu, operasional terminal yang dilaksanakan oleh Pertamina kemudian dioptimalisasi dan didukung oleh Freepoint. Selain itu, Pertamina juga memiliki opsi untuk membeli produk akhir dari TBBM Pulau Sambu, baik guna keperluan domestik maupun dijual ke luar negeri.

"Selama ini TBBM Pulau Sambu digunakan sebagai tempat penyimpanan BBM Pertamina. Selain memberikan nilai tambah, kerjasama ini juga tidak mengganggu distribusi BBM yang tetap berjalan seperti biasanya," tuturnya.

Vice Chairman Freepoint Commodities. Sheldon Pang menjelaskan, Freepoint adalah salah satu pedagang bahan bakar minyak, pemasok bunker terbesar di belahan bumi bagian barat (Western Hemisphere).

"Kami sangat bahagia dapat bergandeng tangan dengan Pertamina untuk mendukung rencana perbaikan infrastruktur minyak Indonesia, juga pengembangan usaha low sulphur bunkering di Indonesia," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Pertamina
  2. Ekspor Impor
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini