Ombudsman Minta Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibarengi Perbaikan Pelayanan

Kamis, 12 September 2019 20:59 Reporter : Merdeka
Ombudsman Minta Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibarengi Perbaikan Pelayanan BPJS Kesehatan. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Anggota Ombudsman RI Dadan Suparjo Suharmawijaya mengatakan rencana pemerintah untuk menaikkan iuran peserta JKN menimbulkan pro dan kontra. Kenaikan ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Lalu apakah rencana pemerintah ini menyelesaikan masalah defisit BPJS kesehatan sekaligus menjadikan layanan kesehatan menjadi lebih baik? Tentunya dengan rencana menaikkan iuran peserta ini tidak menjadi beban bagi masyarakat dan tidak memberatkan," jelasnya, Kamis (12/9).

Dia melanjutkan, rencana ini sebaiknya perlu mempertimbangkan tata kelola perbaikan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan (Faskes). "Tata kelola ini harus dilakukan agar rencana kenaikan iuran ini harus sesuai dengan pelayanan maksimal seperti halnya mereka yang berobat melalui jalur umum," ujar Dadan.

Hal ini menjadi pusat perhatian Ombudsman adalah kurangnya efektivitas koordinasi di antara pemangku kepentingan yang menyebabkan pengelolaan administrasi klaim fasilitas kesehatan BPJS. Kondisi ini harus segera dibereskan agar peserta BPJS dapat merasakan manfaatnya.

Dalam diskusi terbuka tentang iuran kenaikan BPJS ini turut menghadirkan Komisi IX DPR RI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, dan Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia.

Reporter Magang: Chicilia Inge [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini