Ombudsman Investigasi OJK soal Jiwasraya dan Asabri, Ini Hal yang Akan Diusut

Rabu, 22 Januari 2020 15:11 Reporter : Anisyah Al Faqir
Ombudsman Investigasi OJK soal Jiwasraya dan Asabri, Ini Hal yang Akan Diusut OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Kasus gagal bayar polis PT Asuransi Jiwasraya dan adanya indikasi korupsi di PT Asabri (Persero) membuat kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jadi perhatian. Lembaga negara Ombudsman RI pun memutuskan untuk melakukan investigasi dan memanggil OJK dalam waktu dekat.

"Besok mulai mengundang OJK," kata Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih di kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Rabu (22/1).

Beberapa investigasi akan dilakukan Ombudsman kepada OJK. Pertama menginvestigasi pengaturan dan pengawasan OJK terhadap Jiwasraya dan Asabri. Sebab, gara-gara masalah ini, dia melihat ada ketidakpercayaan OJK dalam mengawasi lembaga keuangan.

Kedua, Ombudsman akan mempertanyakan standar publikasi laporan keuangan OJK. Sebab, Alamsyah menilai laporan keuangan OJK belum lengkap.

"Kalau publik hanya dikasih standar laporan publikasi yang hanya satu lembar, orang tidak bisa kontrol duitnya diinvestasikan ke mana," ungkap Alamsyah.

Ketiga terkait tata kelola kriteria investasi. Ombudsman menilai makin hari, OJK makin lemah dalam mengelola investasi. Ini juga akan dipertanyakan kepada OJK saat memenuhi undangan Ombudsman. "Saya dengar barusan OJK sedang mendalami untuk membuat regulasi, nanti kami akan cek perkembangannya," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Transaksi Bursa Saham

saham rev1

Begitu juga dengan transaksi di bursa. Ombudsman akan menanyakan juga terkait pengawasan yang dilakukan OJK. Di bursa, Alamsyah mengatakan terdapat Kustodian efek yang mencatat semua transaksi. Sehingga bila terjadi kejanggalan, OJK bisa melakukan penyelidikan lebih dulu.

"Itu akan kami cek (OJK menjalankannya atau tidak)," katanya.

Keempat, terkait perlindungan konsumen yang jadi tugas OJK. Ombudsman ingin mengetahui cara OJK dalam menjalankan tugasnya ini. Sebab, seharusnya tidak ada lagi pengaduan berulang bila fungsi ini berjalan dengan baik.

"Kenapa begitu banyak dan berulang, kami ingin tahu persoalan apa," ungkapnya. [idr]

Baca juga:
Komisi IX DPR dan OJK Rapat Terkait Pembenahan Jiwasraya
Ombudsman Endus Keanehan OJK Atur Industri Asuransi Tanah Air
DPR Akui Ada Wacana Minta OJK Dibubarkan dan Pengawasan Kembali ke BI
Urai Kasus Asabri, Ombudsman Bakal Panggil OJK dan Kemenkumham
DPR Usul Fungsi Pengawasan OJK Dikembalikan ke BI, Ini Kata Sri Mulyani

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini