OJK yakin masyarakat perlahan melek keuangan

Senin, 22 Desember 2014 10:39 Reporter : Novita Intan Sari
Bank BCA. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Kami harap peran aktif ini akan mampu meningkatkan jumlah masyarakat yang memahami layanan dan produk keuangan sehingga mereka dapat memanfaatkannya baik untuk keuangan pribadi maupun keuangan keluarga.


- Rahmat Waluyanto

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi keterlibatan 20 Lembaga Jasa Keuangan (LJK), baik perbankan, asuransi, perusahaan pembiayaan, pasar modal, dana pensiun dan pegadaian, dalam edukasi literasi keuangan sepanjang 2014.

"Kami harap peran aktif ini akan mampu meningkatkan jumlah masyarakat yang memahami layanan dan produk keuangan sehingga mereka dapat memanfaatkannya baik untuk keuangan pribadi maupun keuangan keluarga," ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto dalam siaran pers, Jakarta, Senin (22/12).

Lembaga jasa keuangan aktif memperkenalkan produk bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Mulai dari kartu bayar pengganti uang tunai, produk asuransi mikro, pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor seperti city car hemat BBM, investasi emas, online trading pasar modal, dan produk dan jasa keuangan lainnya.

Rahmat menuturkan, saat hari pertama pelaksanaan pasar keuangan rakyat (PKR) 2014 pekan lalu, total nilai transaksi mencapai Rp 929 juta dari total pengunjung lebih dari 9.800 orang. Sektor perbankan memberikan kontribusi transaksi sebesar Rp 585 juta dari sekitar 161 orang pengunjung.

Sektor pasar modal menyumbangkan total nilai transaksi Rp 384 juta dari 44 pengunjung. Asuransi mencatat nilai transaksi Rp 117 juta dari sekitar 358 orang pengunjung.

Sektor pembiayaan membukukan total transaksi sebesar Rp 130 juta dari 1 orang pengunjung, meski pengunjung di sektor ini seluruhnya mencapai 275 orang. Selain itu, di sektor pegadaian tercatat nilai transaksi Rp 59 juta yang dilakukan oleh 20 orang pengunjung. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini