OJK usul pemerintahan Jokowi perbanyak obligasi infrastruktur

Minggu, 12 Oktober 2014 14:22 Reporter : Novita Intan Sari
OJK usul pemerintahan Jokowi perbanyak obligasi infrastruktur Jokowi di BEI. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan pemerintah mendatang untuk mendukung pengembangan pasar modal. Bahkan, otoritas juga menyarankan pemerintah menggunakan dana di pasar modal untuk menutupi kekurangan dana pembangunan infrastruktur Tanah Air.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida mengatakan alasan pemerintah harus menggunakan dana pasar modal karena merupakan dana jangka panjang. "Dana jangka panjang itu adanya di pasar modal, dan itu tentu dengan pengembangan pasar modal," ujarnya akhir pekan ini.

Dengan mengembangkan pasar modal setidaknya pemerintah akan mencukupi dana infrastruktur. Namun, pendanaan pasar modal hanya bersifat pembiayaan alternatif. "Contoh sebagai infrastruktur apakah jalan raya, akan sulit berkembang, untuk membangun alternatif pembiayaan bisa melewati pasar modal seperti penerbitan obligasi."

Nurhaida mengharapkan pemerintah mendatang betul-betul dapat mengembangkan pasar modal ke depan. Hal ini juga untuk memajukan perekonomian Indonesia. "Di pasar modal semua di dukung pemerintah baru secara bersama-sama akan maju ekonomi Indonesia," ungkapnya. [arr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. OJK
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini