OJK Sebut Belum Ada Perusahaan BUMN yang akan IPO Tahun Ini

Jumat, 9 April 2021 13:47 Reporter : Sulaeman
OJK Sebut Belum Ada Perusahaan BUMN yang akan IPO Tahun Ini Bursa Efek Indonesia. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yunita Linda Sari mencatat, ada 68 perusahaan calon emiten dalam pipeline atau daftar evaluasi pencatatan perdana saham alias initial public offering (IPO) pada tahun ini.

"Saat ini (untuk) minat IPO ada 68 perusahaan di pipeline, yang menunda juga banyak tergantung kebutuhan," ungkap dia dalam acara Pelatihan dan Media Gathering di Bali, Jumat (9/4).

Kendati demikian, dia memastikan dari 68 perusahaan yang berencana melantai di pasar modal tersebut tidak terdapat satupun dari kalangan perusahaan pelat merah. "Saat ini belum ada BUMN," tekannya

Dia menjelaskan, jumlah emiten yang masuk di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini terus menunjukkan peningkatan. Kendati demikian, nilai yang dihimpun dari emiten-emiten tersebut justru mengalami penyusutan dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

"Tahun ini raising fund banyak sekali walaupun nominalnya tidak seberapa dibandingkan zaman dua atau tiga tahun lalu walau sedikit tapi value-nya besar. Tapi, sekarang perusahaannya banyak tapi rata-rata dari yang di-offer tidak sebanyak dulu," tegasnya.

Menurutnya, saat ini jumlah emiten yang telah masuk di pasar modal mencapai 803. Terdiri dari 671 emiten saham, 52 emiten obligasi/sukuk, dan 80 emiten saham dan obligasi sukuk. "Atau tumbuh sekitar 12,6 persen dari 713 emiten di tahun lalu," ucapnya.

Sedangkan, nilai kapitalisasi pasar kapitalisasi pasar saham hingga Kamis (8/4) sebesar Rp 7.173 triliun atau naik 2,93 persen dibanding per 30 Desember 2020 sebesar Rp 6.968 triliun. "Jadi, kalau year to date nya naiknya sudah 2,93 persen. Alhamdulillah naik," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini