OJK: Merger Bank Syariah BUMN Jadikan RI Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 27 Oktober 2020 14:30 Reporter : Sulaeman
OJK: Merger Bank Syariah BUMN Jadikan RI Pusat Ekonomi Syariah Dunia syariah. shutterstock

Merdeka.com - Direktur Penelitian dan Pengembangan Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK, Deden Firman Hendarsyah menjelaskan bahwa kebijakan merger tiga bank syariah BUMN akan menjadi katalis bagi pengembangan industri perbankan dan ekonomi syariah dalam negeri. Mengingat Indonesia mempunyai modal sebagai pasar terbesar dunia.

"Jadi diharapkan merger bank syariah BUMN ini bisa menjadi katalis bagi pengembangan industri perbankan dan ekonomi syariah. Karena tadi kita sebagai pasar terbesar dunia dengan jumlah penduduk muslim yang besar," kata dia dalam webinar bertajuk "Potensi Ekonomi Syariah Pasca Pandemi", Selasa (27/10).

Deden menambahkan, untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan industri keuangan syariah dunia, tentunya harus didukung oleh ketersediaan bank jangkar yang bisa bermain di area global. Menurut dia, potensi akan diraih dengan mudah oleh bank syariah baru hasil merger.

"Apalagi rencana merger tiga bank milik BUMN ini ada keinginan sendiri. Bahwa kita akan memiliki bank besar yang nantinya masuk kategori buku 4," imbuh dia.

Baca Selanjutnya: Dorong Digitalisasi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini