OJK ingin tingkatkan kapasitas pasar modal dalam negeri

Selasa, 21 Mei 2013 11:31 Reporter : Sri Wiyanti
Penutupan Bursa. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas pasar modal di dalam negeri. Upaya ini dilakukan agar pasar modal dapat menjadi alternatif pendanaan selain industri perbankan.

Ketua DK OJK Muliaman Darmansyah Hadad mengatakan, cara yang dilakukan adalah mendorong sistem keuangan inklusif di bidang pasar modal. "Ini perhatian kita agar bagaimana akses masyarakat ke pasar modal bisa lebih baik. Strategi akan kita perkuat di seluruh kota besar dan di pelosok-pelosok", kata Muliaman di Hotel Mandarin Oriental, Selasa (21/5).

Menurutnya, edukasi masyarakat mengenai pasar modal akan membuka peluang bagi pasar modal Indonesia bertumbuh lebih baik. Edukasi akan mendorong masyarakat mengetahui keuntungan berinvestasi di pasar modal.

Untuk mendorong rasa ingin tahu masyarakat bisa dilakukan dengan memperbanyak jumlah perusahaan yang menjadi emiten atau anggota bursa (AB).

"Kalau ingin pasar modal jadi akses modal, maka harus memperbanyak emiten yang masuk ke Bursa Efek Indonesia dan masuknya investor serta membangun infrastruktur agar mempermudah masyarakat", jelas Muliaman.

Semakin terbukanya pengetahuan bagi masyarakat untuk mengenal pasar modal beserta keuntungan dan risikonya, secara tidak langsung akan meningkatkan kapasitas pasar modal sebagai akses permodalan. Dengan demikian, pasar modal akan memberi kontribusi yang signifikan terhadap stabilitas perekonomian dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Diharapkan industri keuangan bisa lebih terakses bagi masyarakat, sehingga bisa berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi ke depan," tutup Muliaman. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. OJK
  2. Bursa Saham
  3. Pasar Modal
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.