Nusantara Regas klaim FSRU Jakarta hemat subsidi BBM Rp 6 T

Minggu, 26 Mei 2013 13:00 Reporter : Saugy Riyandi
Nusantara Regas klaim FSRU Jakarta hemat subsidi BBM Rp 6 T

Merdeka.com - PT Nusantara Regas, pengelola Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat, menyatakan FSRU di utara Jakarta telah mampu menghemat subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sekitar Rp 6 triliun. Ini dikarenakan selama awal operasi pada 24 Mei tahun lalu sampai 30 April tahun ini perseroan telah menyalurkan gas setara dengan 1,5 juta kiloliter (KL) BBM.

Dirut Nusantara Regas Hendra Jaya mengatakan gas FSRU Jakarta diperuntukkan bagi pembangkit listrik di Muara Karang dan Tanjung Priok. "Kalau dihitung, maka penghematan subsidi BBM dalam APBN setara dengan Rp 6 triliun pada kurs Rp 9.500 per liter," ujarnya kepada wartawan dalam acara kunjungan ke FSRU Jawa Barat, akhir pekan ini.

Pada tahun ini, lanjutnya, perseroan menargetkan penyaluran 22 kargo gas yang berasal dari Blok Mahakam, Kaltim. "Kami juga tengah menegosiasikan tambahan dari Kilang Tangguh, Papua sebanyak 5 sampai 6 kargo LNG," tuturnya.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mengalokasikan lima kargo LNG dari Kilang Tangguh pada tahun 2013. Nusantara Regas akan memperoleh 200 kargo selama periode 2013 sampai 2021 dengan perincian 147 kargo dari Tangguh dan 53 kargo dari Chevron IDD.

Tangguh juga akan memasok Nusantara Regas sebanyak 12 kargo per tahun pada tahun 2014 sampai 2015, 19 kargo per tahun periode 2016 sampai 2017 dan 20 kargo per tahun selama 2018 sampai 2021.

IDD akan menambah pasokan ke FSRU Jakarta sebanyak delapan kargo mulai 2018, 11 kargo pada tahun 2019, 15 kargo pada 2020, dan 19 kargo pada 2021. [bmo]

Topik berita Terkait:
  1. FSRU
  2. Pltgu
  3. Subsidi BBM
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini