Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp14.625 per USD

Selasa, 27 Oktober 2020 15:56 Reporter : Sulaeman
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp14.625 per USD dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis 25 poin di level Rp14.625 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.649 per USD.

"Pandemi Covid-19 memaksa berbagai negara untuk kembali bekerjasama atau mengarah ke multilateralisme, penyebabnya adalah untuk menangani dan mengatasi pandemi covid-19 negara tidak akan bisa sendirian. Sehingga setiap negara akan secara sukarela bekerja sama dan melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang saling menguntungkan," ujar Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi dalam riset harian, Selasa (27/10).

Ibrahim melanjutkan, dalam perdagangan besok pagi mata uang garuda kemungkinan akan dibuka menguat 40 poin, namun ditutup menguat tipis antara 5-30 point di level Rp14.600 - Rp14.630 per USD. Sedangkan, IHSG ditutup hari ini terkoreksi 0,31 persen ke level 5.128,23. Nilai transaksi tercatat senilai Rp8,31 triliun. Asing masuk di semua pasar Rp118,90 miliar.

Ibrahim menilai salah satu persoalan yang sudah membayangi negara-negara pasca pandemi adalah perkara fiskal. Pasca Covid-19 banyak negara bakal mengalami beban fiskal yang sangat besar. Misalnya saja negara berpenghasilan rendah pasti membutuhkan restrukturisasi atau dukungan utang agar dapat bangkit dan memulai proses pembangunannya kembali.

Adapun negara berkembang harus mengatur kembali fiskal dan moneternya. Sebab, situasi pandemi menuntut peran bank sentral, misalnya, untuk menyokong pembiayaan defisit yang meningkat drastis.

"Bank Indonesia sampai saat ini terus membantu dan mengendalikan gejolak mata uang Rupiah akibat pandemi covid-19 yang belum ada penyelesaian. Dengan strategi bauran ekonomi, bisa mengendalikan gejolak pertumbuhan dan stagnasi ekonomi sehingga pertumbuhan ekonomi kembali membaik walaupun tidak seperti yang diharapkan. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi pemangku abdi negara agar bisa berpikir secara logis dan mencari solusi," jelas dia.

Baca Selanjutnya: Sisi Eksternal...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini