Nestapa hidup di desa, jalanan rusak sampai tak ada listrik

Selasa, 17 Februari 2015 06:04 Reporter : Wisnoe Moerti
Nestapa hidup di desa, jalanan rusak sampai tak ada listrik Jalan rusak Pontianak-Badau. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Belum lepas dari ingatan kita saat Joko Widodo dan Jusuf Kalla berjanji membangun pedesaan. Bukan hal mudah mengimplementasikan janji tersebut. Sebab, ada 82.190 wilayah administrasi pemerintahan setingkat desa yang harus mendapat perhatian.

Belum lagi persoalan-persoalan yang dihadapi masing-masing desa beragam dan tidak sama. Hal itu pernah dikeluhkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Marwan Jafar. "Bagaimana desa mau berkembang, pelayanan sosialnya berjalan, kegiatan ekonominya maju, masyarakatnya sejahtera, jika kebutuhan energi listriknya saja tidak terpenuhi dengan baik?" ujar Marwan di Jakarta, Minggu (15/2).

Data yang dipaparkannya menunjukkan, hampir semua desa di perbatasan masuk kategori tertinggal. Ada 40 persen desa tertinggal atau kurang lebih ada 32.000 desa. Desa-desa tertinggal ini mempunyai keluhan. Pertama soal infrastruktur. Kedua soal jaringan telekomunikasi. Ketiga soal sumber daya manusia. Keempat, terisolasinya mereka itu harus dibuat konektivitas antar daerah.

Tidak heran arus urbanisasi dari desa ke kota tak terbendung. Sebab, kehidupan di desa jauh dari kata nyaman. Merdeka.com mencatat nestapa hidup di desa dan daerah terpencil. Berikut paparannya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini